Fortinet Ungkap Ledakan 389% Ransomware Berbasis AI
Secara geografis, Amerika Serikat menjadi wilayah dengan korban terbanyak, disusul oleh Kanada dan Jerman.
Laporan FortiGuard Labs juga menggarisbawahi peningkatan risiko keamanan cloud akibat penyalahgunaan identitas digital. Data dari FortiCNAPP menunjukkan mayoritas insiden cloud bersumber dari pencurian atau penyalahgunaan kredensial.
Sektor kesehatan dan ritel menjadi target utama akibat kompleksitas sistem identitas dan tingginya integrasi cloud.
>>> CEO Nvidia Jensen Huang Santap Mi Tradisional di Beijing
Struktur operasi pelaku kejahatan siber kini menyerupai organisasi semi-otonom.
Aktivitas di dark web menunjukkan maraknya alat otomatisasi serangan seperti HexStrike AI yang mampu menghasilkan jalur eksploitasi berbasis pengintaian.
FortiGate IPS merekam aktivitas brute force global yang mencapai sekitar 185 juta percobaan setiap hari.
Meskipun jumlah percobaan menurun, efisiensi serangan dinilai meningkat karena peretas lebih selektif menentukan target.
Data lain menunjukkan kenaikan 79% dalam peredaran dataset curian di dark web, dengan log dari infostealer sebagai komoditas utama.
Malware seperti RedLine, Lumma, dan Vidar masih mendominasi aktivitas pencurian data.
Untuk merespons ancaman tersebut, Fortinet bersama INTERPOL dan World Economic Forum melalui Cybercrime Atlas terlibat dalam sejumlah operasi penindakan.
Salah satunya adalah Operation Red Card 2.0 yang menyasar infrastruktur penipuan digital dan aplikasi pinjaman palsu di Afrika.
Kerja sama lintas negara ini bertujuan memetakan jaringan kriminal menggunakan intelijen sumber terbuka.
Fortinet juga meluncurkan program Cybercrime Bounty bersama Crime Stoppers International untuk menyediakan kanal pelaporan anonim terkait aktivitas ancaman siber.
Akselerasi adopsi kecerdasan buatan dalam ekosistem kriminal telah mengubah karakter ancaman digital secara fundamental.
Fortinet menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta menjadi elemen krusial untuk menghadapi evolusi serangan yang kian terotomatisasi.
Fortinet mencatat bahwa ekosistem kriminal digital saat ini tidak lagi bergerak secara sporadis.
Mereka kini telah beroperasi sebagai sistem terstruktur dengan siklus serangan yang jauh lebih cepat serta terotomatisasi.
>>> Sony dan TSMC Bersinergi Kembangkan Sensor Kamera Hemat Baterai untuk Smartphone
Data intelijen dari FortiGuard Labs ini menyusun pola eksploitasi, aktivitas serangan aktif, serta pergeseran metode para peretas.
Update Terbaru
Bioskop Trans TV Malam Ini: Film 13 Minutes, Drama Bencana Tornado
Rabu / 20-05-2026, 12:39 WIB
Gideon Tengker Pertanyakan Perkembangan Kasus Dugaan Pemalsuan Surat di Polda Metro
Rabu / 20-05-2026, 12:34 WIB
Alasan Bintang Hollywood Mainkan Alien CGI di Film 'Hope'
Rabu / 20-05-2026, 12:29 WIB
Mark Ruffalo Ngaku Masuk Blacklist Paramount Gegara Tolak Merger
Rabu / 20-05-2026, 12:24 WIB
AAA Clan Gelar Konser FESTIVAAAL Marapthon di Istora Senayan
Rabu / 20-05-2026, 12:19 WIB
Hitztar Luncurkan Unit Bisnis Hitztar Talent untuk Kembangkan Talenta Digital
Rabu / 20-05-2026, 12:14 WIB
Grup Musik AQUA Bubar Setelah 30 Tahun Berkarya
Rabu / 20-05-2026, 12:09 WIB
Ustaz Solmed Beli Sapi Kurban di Bekasi, Siapkan Empat Ekor untuk Idul Adha
Rabu / 20-05-2026, 12:04 WIB
Danes Rabani Perkenalkan Album Debut Camarosa Lewat Showcase Intim
Rabu / 20-05-2026, 11:54 WIB
Irfan Hakim Kagumi Konsistensi Ibadah Haji Raffi Ahmad
Rabu / 20-05-2026, 11:49 WIB
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu Siap Tayang di Bioskop Mei 2026
Rabu / 20-05-2026, 11:44 WIB
Amanda Manopo Pilih Operasi Caesar untuk Melahirkan Anak Pertama
Rabu / 20-05-2026, 11:39 WIB
HMD Global Siapkan HMD Fame, Ponsel Khusus Digital Detox
Rabu / 20-05-2026, 11:34 WIB
Motorola Rilis Moto Buds 2 di Asia, Kolaborasi dengan Bose dengan Harga Rp550 Ribu
Rabu / 20-05-2026, 11:29 WIB






