Khutbah Jumat 22 Mei 2026 Singkat Tema Qanaah dalam Perjuangan dan Kepasrahan

Khutbah Jumat bertema qanaah menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar senantiasa merasa cukup, bersyukur, dan tetap berikhtiar di tengah berbagai ujian kehidupan. Sikap qanaah bukan berarti menyerah tanpa usaha, melainkan menerima ketentuan Allah SWT dengan hati yang lapang setelah melakukan perjuangan terbaik.

Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketakwaan menjadi bekal utama dalam menghadapi kehidupan yang penuh ujian, baik berupa kesulitan ekonomi, persoalan keluarga, maupun kegelisahan hati.

Salah satu akhlak mulia yang perlu kita tanamkan ialah qanaah. Qanaah berarti menerima dengan penuh rasa syukur terhadap rezeki yang diberikan Allah SWT, tanpa dikuasai sifat tamak dan iri terhadap milik orang lain.

Allah SWT berfirman dalam Surah Hud ayat 6:

وَمَا مِنْ دَآبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا

Artinya: “Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.”

Ayat tersebut mengajarkan bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Karena itu, seorang muslim tidak boleh putus asa, apalagi menghalalkan segala cara demi mendapatkan dunia.