Minimnya gangguan dan kadar oksigen yang rendah membuat pembusukan melambat drastis. Sedimen di sekitarnya punya waktu untuk menyegel bentuk tubuh sebelum hancur oleh alam.

Makhluk purba ini hidup sekitar 240 juta tahun lalu pada periode Trias, era sebelum dinosaurus mendominasi bumi.

Saat itu dunia sedang memulihkan diri dari peristiwa kepunahan dahsyat bernama The Great Dying.

Pada masa itu, Australia masih menjadi bagian dari superbenua Gondwana yang terletak lebih dekat dengan Kutub Selatan.

Kelompok temnospondyl tersebar luas di seluruh Gondwana, dan sisa-sisanya kini ditemukan di berbagai benua.

Arenaerpeton diketahui menghuni sungai air tawar di wilayah yang kini menjadi Cekungan Sydney. Kemungkinan besar ia bertahan hidup dengan berburu ikan.

Meskipun spesimen ini kehilangan bagian ekornya, Lachlan Hart memperkirakan panjang total tubuh mencapai sekitar 1,2 meter.

>>> Lawan Distopia Penuh Kesan dari ONE OK ROCK di Jakarta

Ukuran tersebut tergolong besar untuk temnospondyl purba di Australia, meskipun beberapa kerabatnya dari masa belakangan bisa tumbuh lebih besar.