Ketebalan perangkat diperkirakan hanya 5,5 mm, sedikit lebih tipis dari rumor ketebalan iPhone 17 Air yang mencapai 5,6 mm.

Meskipun bodinya sangat pipih, bagian depan gawai dirancang untuk mengusung layar berukuran besar. Berdasarkan bocoran, layarnya diproyeksikan mencapai 6,59 inci.

Meskipun cetakan rekayasa telah tersebar ke publik, proyek ini dipastikan berhenti di tahap prototipe.

Model cetakan yang beredar kini hanya menjadi rekam jejak eksplorasi desain internal Xiaomi, bukan pratonton produk yang akan dirilis.

Keputusan pembatalan ini diambil setelah Xiaomi mempertimbangkan berbagai aspek teknis.

Lu Weibing menjabarkan bahwa semakin tipis bodi sebuah perangkat, maka semakin sulit bagi insinyur untuk menyematkan baterai berkapasitas besar.

Ruang yang terbatas juga menyulitkan pemasangan sistem pendingin yang tepat serta komponen hardware yang mumpuni untuk kebutuhan sehari-hari.

>>> Motorola Razr Fold Tantang Samsung Galaxy Z Fold7 dengan Inovasi Hardware

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Xiaomi menyimpulkan ponsel setipis itu tidak akan mampu memenuhi standar pengalaman pengguna yang mereka tetapkan.