Harga Razr Fold yang mencapai US$1.899 dinilai cukup tinggi untuk brand yang selama ini identik dengan perangkat kelas menengah.

Selain itu, ekosistem aksesori dan optimalisasi software masih dianggap belum sekuat Samsung Galaxy Z Fold.

Di komunitas pengguna Android, diskusi mengenai Razr Fold juga cukup aktif. Beberapa pengguna Reddit memuji kualitas layar, desain hinge, dan minimnya lipatan pada layar utama.

Namun sebagian pengguna masih mempertanyakan konsistensi update software Motorola berdasarkan pengalaman perangkat sebelumnya.

Motorola sendiri menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh tahun untuk Razr Fold.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kepercayaan konsumen premium sekaligus mengejar standar dukungan software yang selama ini dipimpin Samsung dan Google.

Pasar smartphone lipat global saat ini terus berkembang seiring meningkatnya adopsi perangkat foldable premium di berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat, China, dan Eropa.

>>> The Economist Dikritik Netizen Indonesia Usai Serang Prabowo, Ini Pemiliknya

Kehadiran Motorola Razr Fold memperlihatkan persaingan di segmen tersebut semakin terbuka, terutama ketika vendor mulai menghadirkan diferensiasi melalui desain, baterai, kamera, hingga integrasi AI dan produktivitas mobile.