Hikmah di Balik Larangan

Larangan ini memiliki hikmah agar orang yang berkurban turut merasakan kondisi hewan kurban yang akan disembelih.

Dengan tidak memotong rambut dan kuku, mereka seperti menahan diri dari perhiasan duniawi sebagai bentuk kesyukuran dan ketaatan.

Selain itu, larangan ini juga mengajarkan kesabaran dan pengorbanan.

Orang yang berkurban diingatkan untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan fisik, melainkan fokus pada ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Yang Perlu Diperhatikan

Larangan ini hanya berlaku bagi orang yang berkurban, bukan untuk keluarga atau orang lain yang tidak berkurban. Jika seseorang berniat berkurban tetapi kemudian membatalkan niatnya, larangan tersebut gugur.

Bagi yang mengalami kondisi darurat, seperti rambut panjang mengganggu penglihatan atau kuku patah, diperbolehkan memotongnya. Namun, sebaiknya hal ini dilakukan sebelum 1 Dzulhijjah.

>>> IHSG Anjlok 1,85% pada Penutupan Perdagangan Senin

Demikian penjelasan mengenai larangan memotong rambut dan kuku menjelang Idul Adha. Pastikan untuk mempersiapkan diri sebelum tanggal 1 Dzulhijjah 2026 agar ibadah kurban berjalan lancar.