Sutradara kenamaan Korea Selatan, Park Chan-wook, menerima penghargaan budaya tertinggi dari Pemerintah Prancis. Ia menjadi orang Korea keempat yang mendapatkan kehormatan tersebut.

Park dianugerahi gelar Commander in the Order of Arts and Letters, tingkat tertinggi dari tiga tingkatan penghargaan yang diberikan Kementerian Kebudayaan Prancis.

>>> Zerobaseone Kembali sebagai Kuintet, Targetkan 'Ascend' Lebih Tinggi

Upacara penganugerahan dipimpin oleh Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pegard pada Minggu (17/5) waktu setempat.

Acara tersebut berlangsung di sela-sela Festival Film Cannes ke-79, di mana Park menjabat sebagai presiden juri. Ia menjadi orang Korea pertama yang memegang posisi tersebut.

Festival berlangsung hingga 23 Mei di kota resor Prancis selatan.

Dalam sambutannya, Park mengungkapkan bahwa karyanya banyak dipengaruhi oleh film dan filsafat Prancis. Ia juga tersentuh karena karyanya kini tampaknya memengaruhi sineas muda Prancis.

>>> Pelemahan Rupiah: Faktor Psikologis vs Fundamental, Bisakah Berbalik Seperti Era Habibie?

Sutradara itu mengenang kemenangan Grand Prix di Cannes pada 2004 lewat film "Oldboy" sebagai titik balik besar. Hubungannya dengan festival film tersebut pun berlanjut hingga kini.

Park memenangkan Jury Prize untuk "Thirst" pada 2009 dan meraih penghargaan Sutradara Terbaik untuk "Decision to Leave" pada 2022.

"Keinginan terakhir saya adalah membuat film di Prancis suatu hari nanti, dengan aktor Prancis," ujar Park dalam pidato penerimaannya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Prancis atas penghargaan tersebut.

>>> Bioskop Trans TV Malam Ini: Film Bencana Greenland Tayang Pukul 21.15 WIB

Penerima penghargaan serupa dari Korea sebelumnya meliputi konduktor Chung Myung-whun dan sopran Sumi Jo.