"Karena semuanya membuat saya belajar bahwa memimpin organisasi sebesar Jakmania bukan soal menjadi orang paling disukai, tapi soal tetap bertahan menjaga rumah ini di tengah begitu banyak tekanan dan perbedaan."

Harapan besar disematkan agar organisasi ini terus berkembang menjadi lingkungan yang inklusif sekaligus ramah bagi setiap individu pelestari kejayaan Persija.

"Semoga Jakmania bisa menjadi organisasi yang lebih baik, lebih dewasa, lebih kuat, dan bisa menjadi rumah yang menyenangkan untuk semua orang yang mencintai Persija."

Estafet kepemimpinan figur ketua umum dipastikan bakal terus bergulir, namun eksistensi dan komitmen institusi suporter ini ditekankan harus tetap tegak berdiri.

"Karena pada akhirnya, nama ketua umum akan datang dan pergi. Tapi Jakmania harus tetap hidup, tetap besar, dan tetap berdiri untuk Persija.

Sekali lagi, saya minta maaf untuk semua kegagalan saya. Terus jaga The Jakmania dan Persija," kata Diky.

Penyesalan dan Harapan

Ketidakberhasilan mengantarkan tim ibu kota meraih supremasi tertinggi di kancah liga domestik diakui menjadi sebuah utang emosional terbesar kepada seluruh elemen suporter.

"Saya gagal membawa Persija kembali menjadi juara liga di masa kepemimpinan saya.

>>> LINK Nonton Byon Combat Showbiz 7, Jam Berapa Pertandingan Tinju Winona Karamoy Vs Emmabel Cassandra?

Dan itu akan selalu menjadi luka sekaligus penyesalan yang saya bawa," terang Diky, Ketua Umum The Jakmania.