Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, meminta anak asuhnya untuk mempertahankan semangat juang tinggi saat berlaga di Piala Dunia 2026.

Ia menegaskan bahwa Irak tidak datang ke turnamen tersebut hanya sebagai tim penggembira.

>>> Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, BNI Beri Apresiasi

Karakter pantang menyerah menjadi hal utama yang ingin ditunjukkan Arnold di setiap pertandingan.

Momentum ini menjadi penting setelah Irak berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986.

Tiket terakhir menuju ajang yang kini diikuti 48 tim itu diraih Irak setelah menumbangkan Bolivia. Kemenangan penentu didapatkan pada laga final playoff antarbenua di Meksiko pada April lalu.

Fokus pada Mentalitas Bertarung

Arnold menetapkan standar tinggi terkait daya juang skuadnya. Aspek mental menjadi fondasi utama yang tidak bisa ditawar selama mereka bertanding di Piala Dunia 2026.

"Yang saya harapkan dari para pemain Irak adalah mentalitas bertarung khas Irak, kami bertarung dalam setiap menit pertandingan," tegas Arnold.

Berdasarkan hasil undian, Irak masuk ke dalam Grup I yang dihuni tim-tim kuat seperti Prancis, Norwegia, dan Senegal.

Arnold menilai grup tersebut merupakan grup paling berat di Piala Dunia 2026.

>>> Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Manajer Baru

"Kami bekerja bersama sebagai sebuah keluarga dan kami datang ke Piala Dunia dengan keyakinan bisa membuat Irak bangga," kata Arnold kepada wartawan.

Laga perdana Irak di fase grup dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni melawan Norwegia.

Selanjutnya, tim juara Asia 2007 ini akan menantang runner-up Piala Dunia 2022, Prancis, pada 22 Juni, sebelum bersua Senegal empat hari kemudian.

"Norwegia adalah fokus pertama kami dan sekarang kami sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan itu," ujar Arnold. "Setelah itu kami menghadapi tim terbaik di dunia, Prancis.

Itu akan menjadi pengalaman besar," imbuhnya.

Irak saat ini berada di peringkat ke-57 dalam ranking dunia.

>>> Jadwal Manchester United vs Nottingham Forest 17 Mei 2026

Guna mematangkan persiapan, tim akan menggelar dua pertandingan uji coba, yakni melawan Andorra di Girona pada 29 Mei dan menghadapi Spanyol pada 4 Juni.