Anthropic Rilis Opus 5, Ungguli Fable 5 dengan Harga Setengah
Anthropic resmi merilis model kecerdasan buatan terbaru, Opus 5, yang diklaim mampu mengungguli pendahulunya, Claude Fable 5, di sebagian besar tolok ukur internal.
Perusahaan mengumumkan pada Jumat lalu bahwa harga token Opus 5 hanya setengah dari harga Fable 5.
>>> 10 Server Minecraft Terbaik untuk Multiplayer 2026, Hypixel hingga Bosscraft
Fable 5 yang dirilis pada Juni 2026 dikenal karena lonjakan kemampuannya, terutama dalam coding dan performa agen.
Namun, model itu menghadapi pembatasan ekspor hanya tiga hari setelah peluncuran dan menjadi sasaran tuduhan distilasi rahasia oleh laboratorium China dari Gedung Putih.
Braden Hancock dari Laude Institute mengatakan kepada TechCrunch bahwa model secanggih Fable 5 tidak mungkin berasal semata-mata dari distilasi, mengingat ketersediaan publiknya baru sejak awal Juli.
Opus 5 dibanderol dengan harga $5 per juta token input dan $25 per juta token output, sama dengan harga Opus 4.8 dan setengah dari biaya Fable 5.
Pesaing seperti GPT-5.6 Sol menawarkan harga serupa, sementara model Kimi K3 yang akan datang menawarkan harga lebih rendah.
Dalam pengujian privat yang berfokus pada tugas language engineering audio-ke-teks, GPT-5.6 Sol menyamai atau melampaui performa Opus 5 di semua tingkat upaya yang diuji.
>>> HP Terbaru RAM Besar Harga Pelajar, Mulai Rp1 Jutaan
Sol mencapai akurasi 100% dalam pemetaan segmen pada kedua unit uji, sementara Opus 5 mendapat skor 100% pada satu unit dan 88,4% pada unit lainnya.
Akurasi transkripsi juga lebih unggul Sol dengan 96,1% dibandingkan Opus 5 yang hanya 90,7% pada unit yang lebih sulit.
Meskipun harga token output Opus 5 lebih rendah dengan harga batch, biaya keseluruhan tugas justru lebih tinggi karena model menghasilkan 1,5 hingga 2,5 kali lebih banyak token output dibandingkan pesaing.
Panduan migrasi Anthropic memperingatkan bahwa penggunaan pengaturan upaya maksimal dapat menyebabkan overthinking dan penurunan performa pada tugas yang lebih sederhana.
Pengguna yang menguji Opus 5 melaporkan bahwa upaya yang lebih tinggi terkadang menurunkan hasil, dengan model melakukan pengeditan yang tidak perlu di luar cakupan tugas.
Instruksi untuk membatasi cakupan meningkatkan performa di sebagian besar kasus.
>>> Nothing Bantah Rumor Hengkang dari Pasar Tertentu
Pada tolok ukur AA-Omniscience, Opus 5 meningkatkan akurasi sebesar 11% dibandingkan Opus 4.8, tetapi juga menunjukkan peningkatan tingkat halusinasi sebesar 6%, yang mengindikasikan adanya trade-off antara peningkatan kemampuan dan frekuensi kesalahan.
Update Terbaru
3 Pemain Timnas Indonesia Dicoret dari Skuad Piala AFF 2026 Lawan Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Respon Airlangga Hartarto Soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Garuda Unggul di Babak Pertama, Ini Analisis Indonesia vs Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
DPR Kecam Kekerasan Massa dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB







