Brian Johnson Hadapi Sidang Konfirmasi Calon Kepala CFPB
Calon kepala Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB) yang dicalonkan Presiden Trump, Brian Johnson, menghadapi pertanyaan dari senator Demokrat dalam sidang konfirmasi di Komite Perbankan Senat pada Kamis.
Para anggota parlemen menyoroti keselarasan Johnson dengan Pelaksana Tugas Direktur Russell Vought dan rencana pemotongan staf yang diusulkan, termasuk mengurangi jumlah pemeriksa dari 350 menjadi 77 di seluruh badan pengawas tersebut.
>>> Pengadilan Federal AS Perpanjang TPS Haiti hingga 27 Juli
Menanggapi panel mengenai tingkat tenaga kerja administratif, Johnson menolak merinci penyesuaian operasional spesifik sambil mengakui proses hukum yang sedang berlangsung terkait organisasi lembaga.
"Saya memiliki pikiran terbuka tentang tingkat staf untuk kantor-kantor, dan pemahaman saya tentang status litigasi adalah bahwa saya akan memiliki kesempatan untuk membuat penilaian tersebut," kata Brian Johnson.
Dalam sidang tersebut, anggota peringkat Sen. Elizabeth Warren, D-Mass.
, mempertanyakan Johnson tentang pemberhentian kasus penegakan hukum besar terhadap donor presiden perusahaan, termasuk mantan majikannya Capital One, setelah kontribusi politik.
Senator Massachusetts itu secara khusus menanyakan apakah Johnson akan berkomitmen untuk melaporkan komunikasi dari donor politik mengenai investigasi aktif terhadap perusahaan afiliasi.
"Dengan hormat, saya membantah premis pertanyaan tersebut," kata Brian Johnson.
"Jawaban Anda menunjukkan Anda hanya akan terus menjalankan mesin itu," kata Elizabeth Warren.
Sen. Chris Van Hollen, D-Md.
, mendesak Johnson mengenai visi jangka panjangnya untuk lembaga pengawas konsumen dan apakah ia berniat membongkar operasinya.
"Itu bukan niat saya. CFPB adalah ciptaan undang-undang," kata Brian Johnson.
>>> Petugas Dispatcher California Bicara soal Dampak Mental Pekerjaan
Johnson sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur CFPB selama masa jabatan pertama Trump sebelum bekerja sebagai wakil presiden kepatuhan kartu AS di Capital One, di mana ia baru saja menjalani pengunduran diri etika dua tahun.
Update Terbaru
Pesta Gol Timnas Indonesia Berkat Aksi Impresif Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 01:22 WIB
Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Nissan Dayz Model Terbaru di Jepang Kini Semakin Aman Berkat Fitur Keselamatan
Selasa / 28-07-2026, 01:21 WIB
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB







