Gelombang Panas Ekstrem Hantam AS, 58 Juta Orang Terdampak
Sekitar 58 juta warga Amerika Serikat berada dalam peringatan cuaca ekstrem pada Minggu (14/7) saat gelombang panas yang melanda wilayah barat mencapai puncaknya.
Suhu melonjak 20 hingga 30 derajat di atas rata-rata, dengan suhu tertinggi antara 105 dan 115 derajat Fahrenheit di Great Basin dan gurun Barat Daya.
>>> New Mexico Tuduh Departemen Kehakiman AS Halangi Investigasi Epstein
Di Utah, Salt Lake City mencatat suhu tertinggi sepanjang masa 109 derajat Fahrenheit, melampaui rekor sebelumnya 107 derajat.
Billings, Montana, mencapai rekor 110 derajat, sementara Dickinson, North Dakota, menembus 105 derajat, memecahkan rekor tahun 2006.
Gelombang panas ini diperkirakan bergerak ke timur menuju Northern Plains dan Midwest awal pekan ini, lalu mencapai Pantai Timur pada Selasa.
Fenomena ini tergolong sangat langka untuk pertengahan Juli, karena malam hari pun tidak memberikan kesejukan yang berarti.
Layanan Cuaca Nasional menyebut kombinasi suhu siang yang sangat panas dan malam yang hangat meningkatkan tekanan panas dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ekstrem ini memperparah risiko kebakaran hutan di wilayah barat.
Di California, Kebakaran Summit di Antelope Valley menghanguskan hampir 3.000 hektar sebelum berhasil dipadamkan 31 persen pada Minggu malam.
>>> Alaska Airlines Buka Dua Rute Nonstop Baru dari Portland
Sementara itu, Kebakaran Aspen Acres di Colorado telah menghancurkan lebih dari 850 bangunan di kawasan pegunungan.
Senator John Hickenlooper dari Partai Demokrat menekankan perlunya peningkatan dana negara bagian untuk memerangi kebakaran setelah meninjau lokasi kebakaran di Colorado.
Ia menyoroti pemotongan besar-besaran pada dinas pemadam kebakaran dan Biro Pengelolaan Lahan.
Sementara Barat dilanda panas, wilayah timur berjuang melawan badai dan banjir bandang.
Di Missouri, tim penyelamat mengevakuasi lebih dari 200 orang dari perkemahan anak-anak setelah hujan hingga 12 inci menyebabkan banjir bandang bersejarah.
Di Pennsylvania, Wali Kota Philadelphia Cherelle Parker menandatangani Deklarasi Keadaan Darurat Bencana pada Minggu setelah angin kencang 70 mph.
Di Louisiana, badai petir menyebabkan permukiman di New Orleans terendam air setinggi lutut.
>>> Bea Elton Ubah Hidup Lewat Jasa Kebersihan dan Dukungan Emosional
Prakirawan cuaca menyebutkan bahwa front dingin dari Kanada timur dapat membawa badai petir dan sedikit kesejukan ke Timur Laut pada pertengahan pekan.
Update Terbaru
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB







