Dia ingin menutup," ujarnya.

Williams sendiri mengaku bahwa sistem ofensif Golden State yang cair menjadi daya tarik utama. "Sangat taktis, bola bergerak, semua orang kebagian," katanya.

>>> Ritel Besar Potong Harga Fire Pit Sambut Akhir Pekan 4 Juli

Ia juga merasa percaya diri dengan tanggung jawab barunya. "Di tim nasional, saya mengambil lebih banyak tanggung jawab ofensif.

Di Seattle, itu tidak terlalu menjadi tugas saya. Sekarang saya lebih percaya diri," ujar Williams.

Pemilik Valkyries, Joe Lacob, melakukan pendekatan agresif untuk merekrut Williams.

"Saya tahu Anda sudah bermain di seluruh dunia, tapi ini adalah organisasi terbaik dalam olahraga wanita," kata Lacob.

Williams mengaku terkesan dengan pertemuan di Istanbul meskipun saat itu ia masih terikat kontrak.

"Kami seperti, kalian terbang ke Turki, saya masih dicoret, tapi kita bisa mengadakan pertemuan ini," kenangnya.

Ia juga menerima pesan teks dan video dari forward Warriors, Draymond Green, yang semakin meyakinkannya. "Itu seperti tanda dari alam semesta," kata Williams.

Williams menekankan bahwa kepercayaan untuk memegang bola di momen-momen besar adalah sesuatu yang ia korbankan di Seattle.

"Sekarang mereka memberi saya kunci untuk membuat keputusan sendiri di saat-saat krusial," ujarnya.

Rekan setim, Kayla Thornton, mengapresiasi dampak Williams. "Dia luar biasa.

Membuka peluang bagi kami dengan menarik perhatian lawan," katanya.

>>> Argentina Kalahkan Cape Verde, Taylor Swift Nikahi Travis Kelce

Setelah penampilan gemilang di Pride Night, Williams berseru kepada penonton, "Untuk para gay! Saya tidak bisa kalah di Malam Kebanggaan."