Gelombang panas berbahaya yang disertai kelembaban tinggi terus memecahkan rekor suhu historis di Philadelphia dan Connecticut.

Kondisi ini memaksa pembatalan sejumlah acara besar dan memicu peringatan cuaca ekstrem hingga 4 Juli 2026.

>>> FIFA Rayakan HUT ke-250 AS di Philadelphia Sebelum Laga Piala Dunia

Menurut National Weather Service, Philadelphia mencatat hari kelima berturut-turut suhu ekstrem pada 3 Juli. Suhu mencapai 103 derajat Fahrenheit, menyamai rekor harian tertinggi.

Akibatnya, penyelenggara membatalkan Salute to Independence Semiquincentennial Parade di Old City karena masalah keselamatan. Wilayah tersebut masih dalam status waspada badai petir parah.

Prakiraan cuaca menunjukkan suhu akan mencapai 102 derajat pada Sabtu sebelum front dingin tiba pada Senin.

Data mencatat Philadelphia hanya mengalami 64 hari dengan suhu 100 derajat sejak 1894.

>>> Michael Olise Dekati Rekor Assist Piala Dunia, Prancis Hadapi Paraguay

Di Connecticut, Bandara Internasional Bradley memecahkan rekor harian tahun 1966 dengan suhu 100 derajat pada 2 Juli. Indeks panas mencapai puncak 112 derajat di Bandara Chester.

National Weather Service melaporkan wilayah Hartford mengalami indeks panas di atas 100 derajat selama hampir 11 jam berturut-turut.

Meskipun suhu tidak memecahkan rekor sepanjang masa, titik embun tropis di atas 65 derajat membuat udara terasa sangat menyesakkan.

>>> Boston Rayakan 250 Tahun AS dengan Konser dan Parade Bersejarah

Pejabat memperingatkan risiko kebakaran hutan yang tinggi di seluruh county Connecticut, kecuali Litchfield County, selama kondisi panas yang menyengat ini berlangsung.