Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, akan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di Tokopedia dan TikTok.

Langkah ini diambil agar pemerintah mendapatkan gambaran utuh sebelum menentukan kebijakan lebih lanjut.

>>> Persib Bandung Resmi Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda

"Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," ujar Said Iqbal dalam keterangan persnya.

Ia tengah menjadwalkan pertemuan dengan para pekerja maupun pihak perusahaan untuk mendapatkan informasi yang berimbang.

Said Iqbal menjelaskan bahwa sektor ekonomi digital berbasis platform memiliki karakteristik berbeda dengan industri manufaktur konvensional.

Oleh karena itu, setiap persoalan ketenagakerjaan di sektor ini harus dilihat secara komprehensif.

Ia berencana menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan investigasi mendalam.

"Saya akan mengajak Kementerian Ketenagakerjaan untuk bersama-sama melakukan pendalaman agar diketahui secara jelas akar persoalannya," kata Said.

Jika ditemukan pelanggaran terhadap peraturan ketenagakerjaan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas sesuai kewenangannya.

Dialog Konstruktif Jadi Prioritas

Meski bersikap tegas, Said Iqbal mengingatkan bahwa pemerintah harus objektif melihat kondisi bisnis perusahaan.

>>> Dokter Tifa Tantang Jokowi Hadir Langsung di Sidang Kasus Ijazah

Jika PHK dipicu oleh dinamika pasar atau tekanan ekonomi yang logis, jalan keluarnya adalah dialog tripartit yang konstruktif.

"Tidak semua persoalan PHK memiliki penyebab yang sama.

Kalau masalahnya berkaitan dengan situasi pasar atau kondisi bisnis perusahaan, tentu kita akan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik yang tetap melindungi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan usaha," jelasnya.

Pendekatan preventif ini telah terbukti efektif dalam sejumlah kasus sebelumnya. Lewat mediasi dan dialog yang difasilitasi pemerintah, sekitar 4.000 pekerja berhasil diselamatkan dari ancaman PHK.

"Karena itu, pendekatan yang sama akan kami lakukan terhadap persoalan di sektor ekonomi digital," tegasnya.

Dalam waktu dekat, Said Iqbal menargetkan pertemuan bersama para pekerja Tokopedia dan TikTok serta Kementerian Ketenagakerjaan dapat segera terealisasi.

Langkah ini sejalan dengan visi dan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga keseimbangan ekosistem kerja di Indonesia.

"Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat.

>>> Jokowi Ditantang Hadir di Sidang untuk Buktikan Kerugian Tuduhan Ijazah

Prinsipnya sederhana, setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta, melalui dialog, dan dengan tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku," pungkasnya.