Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam mendorong ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, bank pelat merah tersebut memberikan bantuan berupa mesin tetas telur serta perlengkapan peternakan kepada Koperasi Pemasaran Widuri Karya Nusantara di Desa Wonosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

>>> Jababeka Infrastruktur Raih Enam Penghargaan TJSLP 2026 dari Pemkab Bekasi

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Miskin Ekstrem Pasti Kerja bertajuk "Emak-Emak Jadi Pengusaha" yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan, bantuan ini dirancang untuk memperkuat model usaha produktif berbasis kawasan melalui budidaya Ayam Elba sebagai ayam petelur lokal.

Program ini mengintegrasikan seluruh rantai nilai usaha, mulai dari penetasan bibit, pembesaran ayam, produksi telur, hingga distribusi dan pemasaran.

Adhika menekankan bahwa pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi terintegrasi antara pemerintah, sektor swasta, koperasi, dan masyarakat.

>>> Kemenpar dan Kemenkum Jalin Kerja Sama Lindungi Kekayaan Intelektual Produk Wisata

"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan akselerasi yang bertumbuh bagi ekonomi keluarga sekaligus membangun fondasi usaha yang berkelanjutan di tingkat desa," ujar Adhika dalam keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).

Program ini menyasar perempuan produktif usia 18–45 tahun dari keluarga penerima bantuan sosial desil 1 hingga 4 di Desa Wonosari.

Mereka berperan sebagai pelaku utama usaha pembesaran ayam petelur yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Menurut Adhika, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama karena perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rumah tangga.

>>> Hisense Luncurkan Monitor Gaming 180Hz Termurah, Mulai Rp1 Jutaan

Namun, masih banyak perempuan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan, maupun peluang usaha produktif.