Microsoft secara resmi mengumumkan akan menghentikan dukungan untuk tiga teknologi lama di platform SharePoint, yaitu SharePoint Designer 2013, InfoPath 2013, dan Remote Event Receivers (RER).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi modernisasi SharePoint yang berfokus pada layanan berbasis AI, cloud, dan Power Platform.

>>> Opera Luncurkan Paste Protect untuk Lindungi Clipboard dari Malware

Microsoft menegaskan tidak ada rencana perpanjangan masa dukungan untuk ketiga fitur tersebut.

SharePoint Designer 2013 Berakhir 14 Juli 2026

SharePoint Designer 2013 telah lama digunakan administrator dan developer untuk membuat workflow, mengustomisasi halaman, serta membangun solusi low-code.

Namun, sesuai kebijakan lifecycle Microsoft, alat ini akan mencapai akhir dukungan pada 14 Juli 2026.

Microsoft menyarankan pengguna untuk memindahkan seluruh workflow ke Power Automate menggunakan SharePoint Migration Tool (SPMT) versi 4.1.

InfoPath 2013 dan Remote Event Receivers Juga Dihentikan

InfoPath 2013 beserta InfoPath Forms Services di SharePoint Online juga akan berakhir pada tanggal yang sama.

>>> Mantan Engineer Microsoft Sindir Windows 11, Bikin Notepad Hanya 2,5 KB Tanpa AI

Sebagai gantinya, Microsoft merekomendasikan Microsoft Forms, Power Apps, dan Power Automate yang dinilai lebih modern dengan integrasi AI yang lebih baik.

Sementara itu, Remote Event Receivers (RER) di SharePoint Online mulai dihapus.

Fitur ini sebelumnya digunakan developer untuk menjalankan proses otomatis saat terjadi perubahan, seperti unggah file atau pembaruan data.

Penghentian RER terkait dengan penghentian Azure Access Control Service (ACS) dan modernisasi platform SharePoint. Microsoft menyarankan migrasi ke SharePoint Webhooks dan Microsoft Graph Change Notifications.

Bagi organisasi yang masih menggunakan SharePoint Designer 2013 atau InfoPath 2013, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan inventarisasi workflow yang masih aktif.

>>> Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce: Lena Dunham Bikin Lelucon Kasar dalam Pidato

Setelah layanan resmi berakhir, berbagai workflow, formulir, dan proses bisnis yang bergantung pada teknologi tersebut berpotensi berhenti berfungsi.