Kementerian Pertanian (Kementan) Indonesia mengumumkan perluasan budidaya tanaman pakan ternak yang tahan kekeringan dan kaya protein.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kelangkaan pakan akibat fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau berkepanjangan.

>>> Nick Viall dan Natalie Joy Sambut Kelahiran Bayi Kembar Perempuan

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyatakan pihaknya mempromosikan legum tahan kering dan varietas rumput gajah berprotein tinggi.

Tanaman-tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi kering yang berkepanjangan.

>>> Argentina vs Cape Verde: Messi Pimpin Tim Juara Bertahan di 32 Besar Piala Dunia 2026

Tujuannya adalah memastikan pasokan pakan ternak tetap stabil dan mengurangi ketergantungan petani pada pakan alami yang sering langka saat musim kemarau.

Selain itu, Kementan juga mendorong pengawetan pakan melalui fermentasi dan pengeringan.

>>> Daftar 14 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Dengan cara ini, pakan dapat disimpan dan digunakan saat terjadi kekurangan pasokan.