KAI Gelar Kompetisi Desain Maskot untuk Bangun Aset Kekayaan Intelektual
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka kesempatan bagi kreator dari berbagai daerah untuk merancang karakter atau maskot perusahaan melalui IP Contest by KAI 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun aset kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) sekaligus memperkuat identitas visual korporasi.
>>> Pertamina Rampungkan Penataan 31 Entitas, Perkuat Ketahanan Energi
Kompetisi bertema #SaatnyaKreativitasMenjadiIdentitas itu berfokus pada penciptaan karakter orisinal yang memiliki identitas, cerita, dan ciri khas.
Karakter tersebut diharapkan dapat dikembangkan sebagai aset jangka panjang perusahaan.
Desain Berbasis IP Berbeda dengan Visual Konvensional
Dalam industri kreatif, desain berbasis Intellectual Property dirancang agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai maskot, media komunikasi, produk merchandise, konten digital, hingga identitas institusi.
Model pengembangan tersebut juga membuka peluang penciptaan nilai ekonomi melalui pengelolaan hak kekayaan intelektual.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan perusahaan memanfaatkan pendekatan kreatif sebagai bagian dari transformasi komunikasi kepada masyarakat.
"Transformasi KAI perlu terus dikomunikasikan dengan bahasa yang segar, kreatif, dan mudah diterima lintas generasi," kata Anne, Kamis (2/7/2026).
Menurut Anne, perusahaan ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pembentukan identitas visual KAI melalui karya orisinal.
"Kami ingin menghadirkan karya kreatif yang mampu memperkuat kedekatan emosional antara KAI, pelanggan, dan generasi kreatif Indonesia," ujarnya.
Pemanfaatan Intellectual Property semakin menjadi strategi banyak perusahaan dalam meningkatkan nilai merek.
>>> Angelina Jolie 10 Tahun Jomblo, Belum Pernah Kencan Sejak Ceraikan Brad Pitt
Karakter atau maskot yang memiliki identitas kuat dapat berkembang menjadi aset tidak berwujud (intangible asset) yang memberi manfaat ekonomi jangka panjang melalui lisensi, kolaborasi, maupun pengembangan produk.
Update Terbaru
Pemerintah Kutuk Keras Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot oleh OPM
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Ronaldo Jadi Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Pelatih Argentina: Cape Verde Lolos 32 Besar Bukan karena Kebetulan
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Karyawan Xbox Pertanyakan Strategi Asha Sharma, Pimpinannya Dinilai Terlalu Terpengaruh Twitter
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
4 Sepeda Road Bike Rp2 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Gowes Jarak Jauh
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Tiga Pelajar SD Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Hashim Ungkap Ide MBG Sudah Digagas Prabowo Sejak 2006, Tak Akan Dihentikan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Bank Mandiri Kumpulkan 7.000 Kantong Darah Lewat Program Donor 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB






