Hasilnya, satu operator telah menerapkan registrasi biometrik, sementara dua operator lainnya masih bisa melakukan registrasi menggunakan NIK dan NoKK.

Di lokasi juga masih ditemukan kartu-kartu yang telah diaktifkan dan siap digunakan.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan perusahaannya sudah tidak menerapkan pendaftaran kartu SIM baru menggunakan NIK dan NoKK untuk pelanggan baru.

Menurutnya, selama masa transisi enam bulan terakhir masih banyak yang menggunakan metode pendaftaran NIK dan NoKK.

Ia menyebut jumlah pelanggan yang melakukan registrasi dengan metode itu masih lebih banyak dari pengguna verifikasi biometrik.

>>> The First Descendant: 322+ Akun Kena Sanksi dalam Razia Anti-Cheat 26 Juni–2 Juli

Merza menambahkan bahwa pelanggan baru tidak perlu mendaftar ke gerai, karena bisa memanfaatkan perangkat ponsel mereka untuk verifikasi.