"Penyelidikan menyangkut dugaan bantuan tidak sah termasuk menghadiri pertandingan sepak bola yang diterima tersangka dari pejabat entitas penyelenggara," demikian pernyataan bersama jaksa Bochum dan polisi North Rhine-Westphalia.

Otoritas mencatat bahwa akses preferensial ditawarkan secara sistematis ke administrasi kota tertentu yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

Tersangka Jerman sebelumnya sudah dikenal polisi terkait kasus penipuan dan penggelapan upah.

Menteri Dalam Negeri North Rhine-Westphalia Herbert Reul menegaskan bahwa pejabat publik akan mendapat sanksi tegas jika menerima fasilitas turnamen.

"Tiket sepak bola bukan bagian dari gaji. Siapa pun di sektor publik yang menerima suap akan kami datangi," kata Reul kepada Bild.

Menteri menekankan integritas turnamen olahraga besar sangat bergantung pada transparansi administrasi publik.

"Acara besar seperti kejuaraan sepak bola Eropa sangat bergantung pada kepercayaan publik – kepercayaan pada olahraga dan otoritas yang memungkinkannya.

Kami tidak akan membiarkan kepercayaan itu rusak oleh beberapa undangan dan tiket," ujar Reul.

>>> Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar

Penggeledahan terjadi dua hari setelah tim nasional Jerman tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah adu penalti melawan Paraguay.