Erick Thohir Ogah Dana Pensiun Atlet Jadi Sarang Korupsi, Gandeng Kejaksaan
Pemerintah tengah menyiapkan skema dana pensiun bagi atlet sebagai bentuk perlindungan dan jaminan kesejahteraan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan masa karier atlet relatif lebih singkat dibanding profesi lain.
Negara perlu memastikan atlet tetap memiliki jaminan kehidupan setelah tidak aktif bertanding.
Hal itu disampaikan Erick dalam konferensi pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kantor Bakom RI, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
"Mungkin banyak atlet masih main sampai umur 40, tetapi dibandingkan dengan banyak pekerjaan lain yang bisa pensiun di umur 50-60, mereka (pensiun) lebih muda.
Akhirnya, mereka harus punya dana pensiun," kata Erick.
Namun, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menyusun skema tersebut.
Perhatian utama adalah memastikan pengelolaan dana pensiun dilakukan secara akuntabel dan tidak mengulang kasus penyalahgunaan dana pensiun.
Gandeng Kejaksaan dan BPKP
Kemenpora menggandeng sejumlah institusi seperti Kejaksaan, BPKP, hingga pakar olahraga.
>>> 4 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart, Wangi Seharian
"Jangan sampai dana pensiun ini jadi koruptif lagi. Sudah banyak sejarah dana pensiun itu dikorupsi," ujar Erick.
Tantangan penyusunan skema dana pensiun atlet berbeda dengan pekerja pada umumnya.
Program dana pensiun biasanya berasal dari potongan gaji bulanan, sementara atlet tidak memiliki pola pendapatan tetap.
"Nah, atlet tidak ada gaji bulanan. Tidak ada uang juara.
Ini yang kita sedang godok bagaimana mencari jalan keluar agar dana pensiun ini bisa continue, sustain," kata Erick.
Pemerintah juga mempelajari praktik terbaik dari Malaysia dan India sebelum menetapkan skema yang sesuai.
"Kalau Malaysia-India bisa, masa negara kita, bangsa yang besar ini, tidak bisa?" ujarnya.
>>> 10 Manfaat Lidah Buaya untuk Wajah, Atasi Jerawat hingga Eksim
Penyusunan sistem jaminan hari tua dan jaminan sosial ini sejalan dengan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Update Terbaru
Demo FLASK Kini Tersedia di Steam, Tawarkan Sistem Set Bonus dan Deck Building Unik
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
One UI 9.0 untuk Galaxy A37 dan A26 Makin Dekat, Firmware Terdeteksi
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Kota Maya Kuno yang Tak Tersentuh Selama 1.000 Tahun Ditemukan di Meksiko
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Astronom Temukan Dua Lubang Hitam Raksasa 60 Miliar Kali Massa Matahari
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Pengadilan Ungkap Isi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
5 Zodiak Paling Beruntung pada 3 Juli 2026, Rezeki Datang hingga Peluang Karier Terbuka
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
Pakar Peringatkan Bahaya Tren Sunscreen di Media Sosial
Kamis / 02-07-2026, 20:56 WIB
5 Sheet Mask PDRN untuk Kulit Kencang dan Bebas Keriput
Kamis / 02-07-2026, 20:55 WIB
7 Kebiasaan Kecil yang Tanpa Sadar Bikin Orang Hilang Respek
Kamis / 02-07-2026, 20:43 WIB
Percepat Huntap, Kasatgas PRR Dukung Gunakan Dana Siap Pakai BNPB
Kamis / 02-07-2026, 20:43 WIB
Pertamina Buka Apresiasi Jurnalistik 2026 dengan 8 Kategori
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
PT KMR Tarik 300 Ton Minyakita Usai Laporan Penurunan Kualitas
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
Menhut Raja Juli Siap Bantu KPK Usut Kasus Korupsi Hutan di Kuansing
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB
KB Bank Naikkan Bunga Deposito hingga 6% Usai BI Rate Naik
Kamis / 02-07-2026, 20:42 WIB






