PT KMR Tarik 300 Ton Minyakita Usai Laporan Penurunan Kualitas
PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) menarik sekitar 300 ton produk Minyakita dari peredaran.
Langkah ini menyusul laporan dugaan penurunan kualitas minyak goreng yang disalurkan melalui program bantuan pangan pemerintah.
>>> Menhut Raja Juli Siap Bantu KPK Usut Kasus Korupsi Hutan di Kuansing
Penarikan dilakukan secara antisipatif, meskipun volume produk yang diduga terdampak diperkirakan sekitar 100 ton. Laporan pertama muncul dari penerima bantuan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Keluhan serupa kemudian dilaporkan dari Klaten, Karanganyar, dan Sragen.
Penerima bantuan mengeluhkan produk Minyakita kemasan dua liter beraroma solar, warna lebih pekat, dan memengaruhi cita rasa makanan.
Koordinasi Investigasi
PT KMR berkoordinasi dengan pemerintah, Perum BULOG, aparat penegak hukum, dan laboratorium independen. Tujuannya untuk mengidentifikasi penyebab dugaan penurunan kualitas produk.
Direktur PT KMR Joko Muktiwijaya mengatakan perseroan menunggu hasil investigasi laboratorium yang diperkirakan selesai dalam satu hingga dua minggu.
>>> KB Bank Naikkan Bunga Deposito hingga 6% Usai BI Rate Naik
"Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan kontaminasi selama penyimpanan atau distribusi, namun kami menunggu hasil pengujian," ujarnya.
Pemerintah bersama Perum BULOG juga menarik produk dari masyarakat dan membuka layanan penukaran minyak goreng bagi penerima bantuan yang terdampak.
PT KMR menyediakan layanan penukaran produk dan menanggung biaya layanan kesehatan jika ada keluhan akibat konsumsi produk.
Dugaan penurunan kualitas hanya ditemukan pada produk Minyakita untuk program bantuan pangan. Produk yang dijual di jalur perdagangan umum tetap diproduksi sesuai standar mutu.
>>> MONDIAL Gandeng Mangmoel, Hadirkan Perhiasan dengan Sentuhan Seni Rajutan
PT KMR akan menyampaikan perkembangan investigasi setelah hasil pengujian laboratorium tersedia. Penarikan produk dilakukan untuk membatasi risiko konsumen selama pemeriksaan.
Update Terbaru
BNI Perkuat Transformasi Budaya Layanan Lewat Program CX100 Danantara
Kamis / 02-07-2026, 21:47 WIB
OJK Resmi Beri Izin Usaha PT Bandar Gadai Perkasa di Deli Serdang
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Purbaya Akui APBN 2025 Menantang, Banyak Target Tak Tercapai
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
PLN Akui Program Listrik Desa 2025 Belum Tuntas, 83 Lokasi Masih Dikerjakan
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Asus Luncurkan SSD Portabel Dual Port dengan Kecepatan 500MB/s dan Kapasitas hingga 1TB
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Galaxy A18 5G Beralih ke Snapdragon, Varian 4G Tetap Pakai MediaTek
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Netizen Iri dengan Sopir
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Chile Perkuat Kedaulatan Maritim dengan WAAM 3D Printing
Kamis / 02-07-2026, 21:45 WIB
Strategi Corporate Real Estate Jadi Kunci Ekspansi Global Perusahaan Tiongkok
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
7 Produk Meta yang Super Canggih dan Jarang Diketahui Publik
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Daloha Beach & Dive Resort Morotai: Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
Daftar Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB






