Dana Pensiun Tetap Sehat Meski Konflik Timur Tengah Tekan ASX
Tabungan dana pensiun (superannuation) Australia diproyeksikan kembali mencatatkan imbal hasil tahunan yang kuat, meskipun konflik di Timur Tengah telah menekan kinerja bursa saham domestik.
Dengan satu hari perdagangan tersisa di tahun fiskal 2026, indeks acuan S&P/ASX200 hanya naik 3,6 persen dalam 12 bulan terakhir.
>>> Dr. Oz Klaim Pengunjung Great American State Fair Ramai, Rekaman Justru Tunjukkan Sebaliknya
Kenaikan di semester kedua bahkan hanya 1,1 persen.
Angka tersebut jauh di bawah pertumbuhan 10 persen pada tahun sebelumnya dan kenaikan 7 persen di 2024.
Meski demikian, dana pertumbuhan superannuation rata-rata diperkirakan tetap memberikan imbal hasil hingga 10 persen berkat kenaikan nilai saham internasional yang mendominasi portofolio mereka.
Saham luar negeri, terutama perusahaan teknologi besar AS, telah mencapai rekor tertinggi didorong oleh laba yang melimpah dan euforia investor seputar kecerdasan buatan serta pusat data.
>>> Terrion Arnold Dilepas Lions Usai Bebas dalam Kasus Penculikan dan Perampokan
Indeks S&P500 yang mencakup 500 perusahaan terbesar di AS melonjak 20 persen dalam setahun terakhir, sementara NASDAQ Composite yang sarat teknologi naik 24 persen.
Indeks FTSE London juga naik 19 persen.
Pasar saham global sempat terpukul oleh serangan pertama AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari, namun pulih lebih cepat dibandingkan ASX200.
Indeks ASX200 masih turun 4 persen dari puncak sebelum perang, meskipun saham pertambangan mencatat tahun fiskal yang lebih kuat berkat harga lithium, tembaga, dan emas yang lebih baik.
>>> Putri Peter Falk Tinggalkan Banyak Surat Bunuh Diri
Nilai tukar dolar Australia juga mengalami fluktuasi tajam dalam enam bulan terakhir, sempat menyentuh level tertinggi empat tahun di atas 72,6 sen AS sebelum kembali turun ke bawah 70 sen AS dan diperdagangkan di sekitar 69 sen AS pada akhir pekan lalu.
Update Terbaru
90+ Pinjol Legal OJK 2026 dengan Tenor Bulanan yang Aman dan Cepat Cair
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
Nekat! Windows 11 Berhasil Berjalan Stabil di PC Berusia Lebih Dari 20 Tahun
Rabu / 01-07-2026, 09:50 WIB
James Kennedy dari 'Vanderpump Rules' Bertunangan dengan Jordan Meyers
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mahfud MD: Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim Sudah Saya Duga
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Mbappe Samai Messi, Prancis Melesat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir, KNVB Tempuh Jalur Hukum Lawan Rasisme
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Amerika Enggan Cairkan Dana Beku Iran US$6 Miliar, Sebut Tak Sesuai Perjanjian
Rabu / 01-07-2026, 09:49 WIB
Chris Brown Diperintahkan Bayar Rp13 Miliar Akibat Serangan Anjing
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Jadwal Baru Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Hydration Break Dihapus
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Prabowo Sematkan Tanda Kehormatan Samkaryanugara ke 2 Satker dan 10 Polda
Rabu / 01-07-2026, 09:45 WIB
Pernikahan Taylor Swift di MSG: Biaya Polisi Capai Rp2,5 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Hujan Lebat dan Badai Petir Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Piala Dunia 2026 Buktikan Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB
Buruh Tolak Kemasan Rokok Polos: Bukan Solusi Tapi Masalah Baru
Rabu / 01-07-2026, 09:42 WIB






