Percepat Huntap, Kasatgas PRR Dukung Gunakan Dana Siap Pakai BNPB

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) Pascabencana Sumatra mendukung penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB untuk mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap).
Hal itu disampaikan Tito usai mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Usulan Penyesuaian Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berat Terdampak Bencana melalui DSP BNPB di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (2/7).
>>> Pertamina Buka Apresiasi Jurnalistik 2026 dengan 8 Kategori
Pembangunan huntap diprioritaskan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana. Skema pembangunan dibagi menjadi tiga, yakni in situ, eksitu mandiri, dan eksitu kompleks komunal.
Pada skema in situ, rumah dibangun kembali di lokasi semula jika tanah dinilai aman dan pembangunannya dilakukan oleh BNPB.
Skema eksitu mandiri dilakukan warga secara mandiri di lahan lain karena lokasi lama tidak aman, dengan dukungan anggaran dan pengawasan BNPB.
Skema eksitu kompleks komunal dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan pihak terkait.
Pemerintah daerah menyiapkan lahan dan akses pendukung, sedangkan pembangunan kawasan permukiman oleh Kementerian PKP.
Tito mengatakan anggaran pembangunan huntap komunal telah dialokasikan dan mulai direalisasikan tahun ini.
>>> PT KMR Tarik 300 Ton Minyakita Usai Laporan Penurunan Kualitas
"Nah, yang di huntap in situ dan eksitu mandiri, yang ditangani oleh BNPB, ini kan lebih kompleks karena sendiri-sendiri.
Itu akan digunakan mekanisme tersendiri yang kita usulkan, namanya Dana Siap Pakai, karena memang BNPB ini fleksibel. Kita ingin agar terjadi pergerakan cepat," ujarnya.
Selain mendorong penggunaan DSP, Tito juga mengusulkan penyesuaian nilai bantuan stimulan pembangunan rumah. Menurutnya, besaran bantuan BNPB saat ini Rp60 juta per unit sudah tidak sesuai kebutuhan.
Idealnya, membangun satu unit rumah layak huni membutuhkan Rp80 juta.
Tito menambahkan, usulan penggunaan DSP BNPB dan penyesuaian nilai bantuan stimulan akan disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara.
>>> Menhut Raja Juli Siap Bantu KPK Usut Kasus Korupsi Hutan di Kuansing
"Nah, mengenai anggarannya juga, yang selama ini Rp60 juta, kita harapkan bisa dinaikkan," pungkasnya.
Update Terbaru
BNI Perkuat Transformasi Budaya Layanan Lewat Program CX100 Danantara
Kamis / 02-07-2026, 21:47 WIB
OJK Resmi Beri Izin Usaha PT Bandar Gadai Perkasa di Deli Serdang
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Purbaya Akui APBN 2025 Menantang, Banyak Target Tak Tercapai
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
PLN Akui Program Listrik Desa 2025 Belum Tuntas, 83 Lokasi Masih Dikerjakan
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Asus Luncurkan SSD Portabel Dual Port dengan Kecepatan 500MB/s dan Kapasitas hingga 1TB
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Galaxy A18 5G Beralih ke Snapdragon, Varian 4G Tetap Pakai MediaTek
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Netizen Iri dengan Sopir
Kamis / 02-07-2026, 21:46 WIB
Chile Perkuat Kedaulatan Maritim dengan WAAM 3D Printing
Kamis / 02-07-2026, 21:45 WIB
Strategi Corporate Real Estate Jadi Kunci Ekspansi Global Perusahaan Tiongkok
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
7 Produk Meta yang Super Canggih dan Jarang Diketahui Publik
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Daloha Beach & Dive Resort Morotai: Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 21:15 WIB
Standardisasi, SDM, dan Promosi Global Jadi Kunci Kemajuan Desa Wisata
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
KLH: Kualitas Udara TPA Jatiwaringin Sangat Tidak Sehat Akibat Kebakaran
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB
Daftar Wilayah Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
Kamis / 02-07-2026, 21:14 WIB






