Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7).

Pertemuan itu akan difokuskan pada penguatan kerja sama bilateral, terutama di sektor ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga peluncuran peta jalan (roadmap) hubungan Indonesia-Belarus.

>>> Polri Tetapkan Samin Tan Tersangka Korupsi BBM, Negara Rugi Rp486 M

"Pada pagi hari ini Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kenegaraan balasan dari Presiden Alexander Lukashenko dari Belarus," kata Menteri Luar Negeri Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/7).

Sugiono menjelaskan kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo lebih dulu melakukan lawatan ke Belarus pada 15 Juli silam.

Dari pertemuan tersebut, kedua negara mengidentifikasi berbagai potensi kerja sama yang kini memasuki tahap implementasi.

Peluncuran Roadmap Kerja Sama

Menurut Sugiono, salah satu agenda utama dalam kunjungan Lukashenko adalah peluncuran roadmap kerja sama Indonesia-Belarus di berbagai sektor strategis.

"Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral kita memasuki satu, kalau saya boleh katakan, tahap yang baru yang lebih intensif, di mana dari situ pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah akan memprioritaskan kerja sama yang sejalan dengan agenda Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi.

"Kepentingan kita yang utama karena ini juga sesuai dengan program Bapak Presiden terutama di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan," katanya.

>>> Sarah Gibson Ungkap Isi Pesan Terakhir untuk Diska Resha, Tegaskan Tetap Prioritaskan Anak Meski Berpisah