Pertemuan Bilateral Bahas Kerja Sama Strategis

Usai prosesi penyambutan, Prabowo dan Lukashenko dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral untuk membahas penguatan kerja sama kedua negara di berbagai bidang.

Sebelum upacara penyambutan berlangsung, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan kunjungan Lukashenko merupakan kunjungan kenegaraan balasan setelah Prabowo lebih dulu melawat ke Belarus pada 15 Juli tahun lalu.

Menurutnya, hubungan kedua negara kini memasuki tahap yang lebih intensif melalui peluncuran roadmap kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.

Sugiono mengatakan pemerintah akan memprioritaskan kerja sama yang sejalan dengan agenda Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi.

Selain itu, Indonesia dan Belarus juga akan memperluas kerja sama di sektor pertanian, termasuk perdagangan sejumlah komoditas serta bahan baku pupuk.

Kunjungan kenegaraan ini diharapkan semakin mempererat hubungan Indonesia dan Belarus yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang, terutama di sektor perdagangan, pertanian, ketahanan pangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta investasi.

Belarus merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia sekaligus anggota utama Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU).

>>> Microsoft Akui Bug Windows 11 Habiskan Ruang Penyimpanan Hingga Puluhan GB

Indonesia dan EAEU sebelumnya telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Indonesia-EAEU Free Trade Agreement) pada Desember 2025.