Kondisi pasar otomotif nasional saat ini menunjukkan adanya tren calon pembeli yang menunda transaksi demi menunggu subsidi. Namun, Setiawan menilai keputusan tersebut kembali pada kebutuhan mendesak masing-masing individu.

Ia mengimbau masyarakat di kota-kota besar untuk mulai realistis dan tidak terlalu menggantungkan keputusan pembelian pada wacana insentif yang terus mundur.

"Dampaknya sih ya kita menyesuaikan aja. Kalau memang insentif itu enggak ada kan berat.

Kan insentif itu buat semuanya. Jadi semua merek juga kan enggak dapat.

Jadi sama," jelasnya.

Setiawan juga menambahkan agar calon pembeli lebih fokus pada nilai fungsional kendaraan. "Ya harusnya sih customer mulai berpikir sih.

>>> Purbaya Komitmen Selesaikan 11 Catatan BPK Terkait LKPP 2025

Jadi ya jangan terlalu berharap dengan insentif lah," pungkasnya.