Obsessive Love, Saat Cinta Berubah Jadi Obsesi Berbahaya
Obsessive love atau cinta obsesif sering disalahartikan sebagai bentuk cinta yang sangat besar.
Padahal, kondisi ini bisa berubah menjadi hubungan yang tidak sehat, penuh kontrol, bahkan berujung kekerasan emosional maupun fisik.
>>> Even Though I’m a Super Timid Noblewoman Rilis Visual Baru untuk Tayang Oktober 2026
Dalam hubungan romantis, rasa sayang memang bisa memunculkan keinginan untuk selalu dekat dengan pasangan.
Namun pada obsessive love, perasaan tersebut berkembang menjadi obsesi berlebihan hingga seseorang memandang pasangan seperti milik pribadi yang harus selalu diawasi dan dikendalikan.
Melansir Medical News Today, istilah obsessive love disorder belum diakui secara resmi sebagai gangguan mental dalam dunia medis.
Kondisi ini juga belum tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi kelima (DSM-5).
Meski begitu, para ahli menilai perilaku cinta obsesif bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan mental tertentu. Seseorang yang mengalaminya umumnya kesulitan mengatur emosi dan membangun hubungan yang sehat.
Dalam kasus ekstrem, obsesi terhadap pasangan dapat memicu perilaku manipulatif, ancaman, hingga tindakan kekerasan.
Apa Itu Obsessive Love?
Melansir American Psychological Association, obsessive love merujuk pada kondisi ketika seseorang terlalu terfokus pada orang yang dicintainya hingga menganggap pasangan sebagai objek atau kepemilikan.
Perasaan ini biasanya dibarengi dorongan untuk terus memantau, mengontrol, atau memastikan pasangan tidak meninggalkannya.
Penderitanya juga bisa mengalami kecemburuan berlebihan, rasa takut ditinggalkan, hingga keyakinan yang tidak sesuai realitas.
Beberapa orang dengan obsessive love memiliki harga diri rendah dan merasa identitas dirinya bergantung sepenuhnya pada hubungan tersebut.
Perbedaan dengan Cinta Sehat
Cinta yang sehat umumnya dibangun atas rasa percaya, respek, kenyamanan emosional, dan komitmen.
Update Terbaru
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






