Seorang hakim federal di Manhattan mempersingkat batas waktu tanggapan Donald Trump menjadi tujuh hari pada Rabu, 1 Juli 2026.

Keputusan ini diambil setelah E. Jean Carroll menolak permintaan Trump untuk masa tenggang guna menunda pelaksanaan putusan perdata senilai $5 juta.

>>> AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez

Menurut dokumen pengadilan yang diajukan Selasa malam, tim hukum Carroll menolak permintaan Trump untuk penundaan sementara sambil ia mempertimbangkan untuk meminta Mahkamah Agung AS meninjau kembali keputusan Senin.

Mahkamah Agung sebelumnya dengan suara bulat menolak mendengarkan banding Trump terkait vonis 2023 yang menyatakannya bertanggung jawab atas pelecehan seksual dan pencemaran nama baik.

Jumlah awal $5 juta kini bertambah menjadi hampir $5,8 juta karena bunga yang terakumulasi, yang saat ini disimpan dalam rekening yang diawasi pengadilan.

Dalam sebuah mosi untuk mempercepat pencairan dana tersebut, pengacara Carroll mendesak pengadilan untuk menolak penundaan lebih lanjut.

>>> Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris

"Ini adalah akhir dari perjalanan," tulis Roberta Kaplan, pengacara Carroll.

Kaplan menekankan bahwa litigasi telah berlangsung selama empat tahun di berbagai tingkat sistem pengadilan federal dan berargumen bahwa kasus ini harus segera berakhir.

"Waktu untuk menunda sudah berakhir," tulis Kaplan.

Pengacara tersebut mencatat bahwa memaksa Carroll menunggu sidang ulang tidak adil dan bertentangan dengan kepentingan publik.

>>> Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar

Tim hukum Trump dan Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai jadwal yang dipersingkat ini.