Trump Perintahkan Plt. DNI Bill Pulte untuk Mendeklasifikasi Dokumen Intelijen

Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan Pelaksana Tugas Direktur Intelijen Nasional (DNI) Bill Pulte untuk mendeklasifikasi secara luas catatan-catatan pemerintah selama masa jabatan sementaranya.
Pernyataan itu disampaikan Trump di Joint Base Andrews, Maryland, saat menjawab pertanyaan wartawan sebelum bertolak ke North Dakota.
>>> Analis Prediksi PS6 Baru Rilis 2028, Model Dasar Tanpa Disc Drive
"Bill (Pulte) hanya di sana untuk waktu yang cukup singkat. Tapi selama dia di sana, saya katakan Anda bisa mendeklasifikasi apa pun yang Anda mau," ujar Trump.
Instruksi ini muncul setelah laporan tentang gugus tugas Gedung Putih yang berencana mengungkap file intelijen untuk memperkuat klaim Trump terkait pemilu sebelumnya.
Trump menunjuk Pulte bulan lalu untuk mengawasi komunitas intelijen setelah Tulsi Gabbard mengundurkan diri untuk merawat suaminya.
Penunjukan sementara ini menuai sorotan di Capitol Hill karena Pulte tidak memiliki pengalaman militer atau intelijen, dan sebelumnya memimpin Badan Pembiayaan Perumahan Federal.
Pulte akan mengisi kekosongan hingga calon resmi Jay Clayton, yang saat ini menjabat jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, menjalani proses konfirmasi Senat.
>>> PlayStation Hentikan Produksi Cakram Game pada 2028, Dampaknya Buruk bagi Semua
Trump sebelumnya menunda sidang Clayton untuk menekan anggota parlemen terkait undang-undang pengawasan dan pemilu, sehingga Pulte tetap menjabat sementara.
"Bill Pulte adalah orang yang sangat berbakat, tapi dia hanya sementara sampai Jay Clayton. Dan Jay Clayton sedang menjalani proses.
Dia orang yang sangat dihormati," kata Trump.
Pemerintahan Trump melihat direktur intelijen nasional memegang peran sentral dalam masalah keamanan pemilu, baik historis maupun saat ini.
Media Matters melaporkan bahwa para komentator politik meyakini deklasifikasi ini dimaksudkan untuk memperkuat narasi seputar sistem pemilu 2020.
>>> Jadwal Rilis Anime dan Manga Minggu Ini (30 Juni - 1 Juli 2026)
Clayton dijadwalkan menghadapi sidang konfirmasi Senat dalam dua minggu ke depan.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






