Harga BBM yang terus naik mendorong masyarakat mencari alternatif bahan bakar yang lebih murah.

Salah satu opsi yang mulai dilirik adalah konversi kendaraan dari BBM ke gas, baik LPG maupun CNG.

>>> BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar

Program konversi ini sebenarnya sudah didorong pemerintah sejak beberapa tahun lalu. Memasuki tahun 2026, teknologi konversi dinilai semakin matang dan biayanya lebih terjangkau.

Penghematan yang ditawarkan cukup signifikan, mencapai 50 hingga 70 persen dari biaya bahan bakar sebelumnya. Hal ini sudah dibuktikan oleh sejumlah pengguna, termasuk sopir angkot di Sukabumi.

Pengalaman Nyata: Hemat Rp 18 Juta per Tahun

Seorang sopir angkot di Sukabumi mengaku setelah mengonversi kendaraannya ke gas 3 kg, pengeluaran bahan bakarnya turun Rp 50.000 per hari.

Jika dihitung, penghematan tersebut mencapai Rp 1,5 juta per bulan atau sekitar Rp 18 juta per tahun.

Angka ini tentu sangat berarti bagi para pengemudi yang setiap hari bergantung pada kendaraan.

>>> Pemimpin Partai dan Pemerintah Dunia Ucapkan Selamat ke PKT ke-105

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa konversi ke gas bukan hanya teori, tetapi sudah terbukti di lapangan. Banyak pengemudi angkutan umum mulai beralih untuk menekan biaya operasional.

Panduan Konversi BBM ke Gas

Bagi Anda yang tertarik melakukan konversi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan kendaraan Anda memenuhi syarat teknis untuk dipasang perangkat konversi.

Kedua, pilih bengkel resmi atau terpercaya yang memiliki sertifikasi. Proses pemasangan biasanya memakan waktu beberapa jam hingga sehari.

Biaya konversi bervariasi tergantung jenis kendaraan dan sistem gas yang digunakan. Namun, dengan penghematan bahan bakar yang besar, biaya tersebut bisa kembali dalam waktu singkat.

Pemerintah juga menyediakan program bantuan konversi bagi kendaraan tertentu, terutama angkutan umum. Informasi lebih lanjut bisa didapatkan melalui dinas terkait atau bengkel mitra.

>>> Frankie Muniz Umumkan Berpisah dari Istri Setelah 10 Tahun

Dengan harga BBM yang cenderung naik, konversi ke gas menjadi solusi hemat yang patut dipertimbangkan. Selain menghemat biaya, penggunaan gas juga lebih ramah lingkungan.