Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan Indikator Ekonomi April 2026. Sejumlah indikator makro menunjukkan pergerakan positif.

Inflasi pada April 2026 tercatat hanya 0,13 persen. Angka ini turun drastis dibandingkan April 2025 yang sebesar 1,17 persen.

>>> Pemimpin Partai dan Pemerintah Dunia Ucapkan Selamat ke PKT ke-105

Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus. Surplus mencapai USD 3,53 miliar pada April 2026.

Ekspor Indonesia tumbuh signifikan sebesar 21,98 persen. Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara naik 14,7 persen.

Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 tercatat 5,61 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan ekonomi tetap solid.

>>> Frankie Muniz Umumkan Berpisah dari Istri Setelah 10 Tahun

Namun, uang beredar justru mengalami kontraksi bulanan. BPS mencatat adanya perlambatan pada indikator moneter tersebut.

Tujuh Indikator Ekonomi Utama

BPS merilis tujuh indikator ekonomi utama dalam laporan tersebut. Selain inflasi dan neraca dagang, terdapat data PDB, ekspor, dan kunjungan wisatawan.

>>> Pesanan Makanan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Tiba di Madison Square Garden

Data lengkap disertai visualisasi untuk memudahkan analisis. Publikasi ini menjadi acuan bagi pelaku pasar dan pemerintah.