Sony dilaporkan lebih memilih menjual monitor dan speaker daripada merilis game PlayStation ke PC untuk menjangkau gamer di luar ruang tamu.

Dalam Q&A yang dirilis pekan ini, Presiden dan CEO Sony Hideaki Nishino, CEO bisnis studio Hermen Hulst, dan Wakil Presiden Senior Keuangan Lynn Azar membahas strategi perusahaan.

>>> Video Game History Foundation: Download GTA 6 Bukan Solusi Preservasi

Sony mengakui bahwa PlayStation selama ini identik dengan bermain di ruang tamu. Namun, mereka melihat tren global penggunaan monitor pribadi semakin meningkat.

"Kami menjual periferal seperti monitor dan speaker untuk mematahkan persepsi tetap bahwa 'PlayStation sama dengan ruang tamu' dan memperluas skenario penggunaan," kata Sony.

Untuk platform generasi berikutnya, Sony ingin memberikan nilai unik yang bukan sekadar alternatif PC. Termasuk perluasan gaya penggunaan yang mulus di luar ruang tamu.

Sony juga membahas posisi PC gaming. Mereka mengatakan bahwa kreator mungkin mendorong ekspansi ke platform lain seperti PC untuk memaksimalkan jangkauan.

Namun, tanggung jawab Sony adalah mengoptimalkan nilai total bagi SIE dan menghindari sub-optimasi. Mereka memastikan semua keputusan berdasarkan logika dan alasan yang jelas.

Mantan kepala PlayStation Shawn Layden mempertanyakan logika Sony dalam pendekatan ke PC gaming. Ia berpendapat port PC tidak mengkanibalisasi penjualan konsol.

>>> Black Torch TV Anime Umumkan English Dub Tayang Bersamaan, Cast

Sony menekankan bahwa nilai perangkat milik mereka terletak pada pengalaman, bukan perangkat keras itu sendiri. PlayStation memberikan akses langsung dan mulus ke konten.

Sementara itu, perangkat serba guna menempatkan banyak lapisan sebelum gameplay. Sony mengakui bahwa sebagian besar nilai ekosistem didorong oleh penerbit pihak ketiga.

Hal ini mendukung pergeseran ke bisnis platform digital. Sony melihat potensi ekspansi di luar konsol, seperti mobile dan PC, namun akan berhati-hati.

Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Sony mundur dari PC, kecuali untuk game live service yang tetap multiplatform. Hal ini disebutkan dalam pertemuan tersebut.

Fokus pekan ini adalah penghentian game fisik PlayStation. Mulai Januari 2028, game PlayStation akan digital-only.

Toko PS3 dan Vita juga akan ditutup.

>>> Anak Laki-Laki di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Kontak dengan Kelelawar

PS6 genggam juga sedang dipertimbangkan, karena CEO PlayStation mengatakan Sony akan memanfaatkan teknologi yang dapat digunakan dalam berbagai bentuk dan lokasi.