>>> Jalan Kaki Setelah Makan: Manfaat Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Peran Bau Tubuh dan Mikrobioma

Kunci utama daya tarik nyamuk terletak pada bau tubuh, yang merupakan campuran molekul yang dihasilkan oleh mikrobioma kulit.

Manusia mengeluarkan antara 300 hingga 1.000 senyawa bau berbeda, namun ilmuwan baru mulai mengidentifikasi mana yang paling disukai nyamuk.

Dalam studi yang melibatkan 42 wanita, peneliti menemukan bahwa campuran 27 senyawa bau yang dapat dideteksi nyamuk Aedes aegypti memengaruhi tingkat daya tarik.

Wanita yang paling menarik, terutama yang berada di trimester kedua kehamilan, menghasilkan sedikit lebih banyak senyawa hasil pemecahan sebum.

Salah satu temuan mengejutkan adalah peningkatan kecil senyawa 1-okten-3-ol, atau dikenal sebagai alkohol jamur, sudah cukup mengubah perilaku nyamuk.

Minum bir juga dapat meningkatkan daya tarik seseorang terhadap nyamuk. Alkohol meningkatkan suhu tubuh, jumlah CO2 yang dihembuskan, dan mengubah bau kulit.

Sebuah studi di Burkina Faso menunjukkan bahwa nyamuk Anopheles lebih tertarik pada bau peminum bir.

Penelitian lain di festival musik Belanda pada Agustus 2023 mengonfirmasi bahwa mereka yang minum bir dalam 12 jam sebelumnya 1,35 kali lebih menarik bagi nyamuk.

Mekanisme daya tarik ini mendorong semakin banyak penelitian karena ancaman kesehatan dari nyamuk terus meluas.

Nyamuk macan Asia, misalnya, menyebar ke daerah yang sebelumnya tidak endemis akibat perubahan iklim, urbanisasi, dan globalisasi.

>>> Marshall Milton A.N.C. Headphone Nirkabel On-Ear Diluncurkan di India

Untuk melindungi diri, disarankan memakai pakaian longgar dan tertutup, kelambu, serta obat anti nyamuk. Selain itu, hindari konsumsi alkohol berlebihan dan makan makanan ringan.