Said Iqbal Akan Temui Bahlil Bahas Harga LNG US$13 per MMBTU untuk Seluruh RI
"Laporan terakhir dua hari yang lalu kita rapat Satgas PHK, baik yang saya temukan di lapangan maupun yang disampaikan serikat buruh, perusahaan-perusahaan granit dan keramik sementara ini bisa lega di struktur biayanya dan tidak melakukan PHK," katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kasus PHK di salah satu perusahaan, yakni Granito.
Namun, jumlah pekerja yang terdampak hanya ratusan orang, bukan puluhan ribu seperti informasi yang sempat beredar.
"Nggak ada PHK 55.000. Ratusan orang.
>>> Peta Buatan Ayah 80 Tahun Lalu Membawa Pria Ini Temukan Harta Karun Keluarga
Itu akibat Granito mau fokus di diversifikasi usaha yang lain, yaitu asbes. Jadi dia nggak main di granit lagi," ucapnya.
Said menilai tantangan industri setelah penurunan harga gas bukan lagi biaya energi, melainkan derasnya produk impor, khususnya granit dan keramik, yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk dalam negeri.
"Nah, dengan demikian sekarang tantangannya setelah harga gas turun adalah menghadapi impor granit dan keramik yang harganya 50 persen lebih murah.
Itu yang sedang didiskusikan oleh Satgas PHK," ujarnya.
Said juga menepis anggapan bahwa permintaan penurunan harga LNG hanya ditujukan bagi industri di Jawa Barat.
Menurutnya, sejak awal usulan tersebut diperuntukkan bagi kawasan industri yang tersebar di berbagai wilayah.
"Oh nggak, seluruh Indonesia. Jadi Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Barat.
Memang industri keramik dan granit banyak berada di wilayah-wilayah tersebut," katanya.
Sebelumnya, Kementerian ESDM melalui Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa penetapan harga LNG sebesar US$13 per MMBTU di bawah harga pasar hanya berlaku bagi industri di wilayah Jawa bagian barat yang terdampak penurunan pasokan gas pipa.
"Kebijakan penetapan harga LNG sebesar USD 13 per MMBTU ini tidak berlaku untuk seluruh industri.
Hanya secara spesifik untuk industri non-HGBT yang terdampak oleh penurunan pasokan gas pipa, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat," ujar Anggia kepada awak media di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, LNG dengan harga khusus tersebut diprioritaskan bagi industri padat karya berorientasi ekspor yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap gas sebagai bahan baku maupun bahan bakar proses produksi.
>>> Gua Chauvet: Mahakarya Seni Tertua Manusia yang Terkunci 21.000 Tahun
"Untuk memastikan pasokan LNG bagi industri tetap terjamin meskipun kebutuhan energi nasional yang lainnya juga tetap harus dipenuhi," kata Anggia.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






