"Situasi di Timur Tengah masih belum menentu.

Apabila kondisi membaik, harga bahan bakar dapat menurun sehingga tarif listrik dan gas kota juga berpotensi turun pada kuartal keempat 2026," tulis EMA.

Di sisi konsumen, rumah tangga di Singapura tetap memiliki pilihan untuk membeli listrik melalui tarif regulasi yang disediakan SP Group atau menggunakan layanan peritel listrik yang menawarkan skema tarif tetap, diskon terhadap tarif regulasi, maupun tarif berdasarkan waktu penggunaan (time-of-use).

Namun, EMA mengingatkan konsumen yang akan memperpanjang kontrak dengan peritel listrik berpotensi memperoleh penawaran tarif yang lebih tinggi apabila harga bahan bakar global masih bertahan pada level saat ini.

Sebagai langkah antisipasi, EMA menyatakan akan terus memantau perkembangan pasokan energi bersama pelaku industri guna menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

>>> Fenomena 'Predator Pidato' di X: Akun Pemburu Kesalahan Prabowo

Pemerintah juga mengimbau masyarakat menghemat konsumsi energi, antara lain dengan mengatur suhu pendingin ruangan minimal 25 derajat Celsius, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta memilih perangkat berlabel hemat energi guna membantu menekan tagihan listrik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.