Pemandangan tak biasa terjadi di Tampines, Singapura, dalam beberapa hari terakhir. Warga mengantre hingga dua blok di kios Durian Ninja untuk mendapatkan durian gratis.

Kios tersebut menggelontorkan sekitar 600 kg durian per hari. Buah yang biasanya dijual US$20 per buah kini anjlok setengahnya atau bahkan gratis.

>>> Visa Jepang Naik 5x Lipat Mulai 1 Juli 2026, Cek Harga Terbaru!

Penyebab Oversupply Durian

Fenomena ini dipicu oleh kelebihan pasokan durian dari Malaysia. Malaysia memproduksi sekitar 550.000 ton durian per tahun.

Musim panen raya menghasilkan buah yang melampaui kapasitas pasar. Pedagang pun menurunkan harga drastis agar stok tidak busuk.

Cherng, 69 tahun, mengaku makan durian hampir setiap hari. Ia menyebut ini kesempatan langka menikmati durian berkualitas dengan harga murah.

Namun, di balik pesta pecinta durian, petani Malaysia merugi. Mereka menyebut oversupply ini sebagai 'tsunami durian' akibat ledakan penanaman satu dekade lalu.

Lu Yuee Thing, pemilik perkebunan di Raub, mengatakan banyak petani beralih dari karet dan sawit ke durian. Pohon yang ditanam kini mulai berbuah.

>>> Apple Perbarui Creator Studio dengan Fitur AI dan Integrasi Ekosistem

Ekspor durian Malaysia ke China melonjak berkat varietas Musang King. Namun, banyaknya petani yang menanam varietas ini menyebabkan kelebihan pasokan.

Desember lalu, Lu menjual Musang King Rp13,50 ringgit per kg. Kini harganya hanya setengahnya.

Han terpaksa memangkas harga hingga sepertiga.

Toko-toko di Malaysia menggunakan promosi kreatif, seperti 'sepuasnya' dengan karung penuh durian seharga 100 ringgit. Di Singapura, Durian Ninja membagikan gratis.

>>> Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?

Pemilik Durian Ninja, Kee Eng Chai, mengatakan ingin memberi kembali ke masyarakat. Durian gratis habis dalam satu dua jam, sisanya dijual S$1 per buah.