Seorang suporter fanatik sepak bola asal Jerman yang dikenal dengan nama Freddy berhasil mencuri perhatian dunia maya dan menciptakan gelombang diplomatik positif di Amerika Serikat pada Juni 2026.

Meskipun timnas Jerman telah tersingkir dari Piala Dunia oleh Paraguay, Freddy tetap melanjutkan perjalanan daratnya yang panjang di Amerika Serikat.

>>> Rupiah Makin Loyo ke Rp17.965 per Dolar AS Pagi Ini

Menurut data dari BGR Analytics, sentimen publik AS terhadap Jerman di platform X mengalami tren negatif selama lima bulan akibat perselisihan dagang dan NATO.

Namun, dalam tiga minggu setelah Freddy mendokumentasikan perjalanannya, sentimen positif AS terhadap Jerman melonjak hingga 13 persen, seperti dilaporkan Forbes.

Perjalanan Viral yang Mendunia

Freddy, yang menggunakan akun @FreddyLA7, berhasil menarik perhatian korporasi dan politikus.

Ia mendapatkan akses backstage di konser musik country Ella Langley, hadiah dari tim basket Houston Rockets, serta bantuan dari gubernur Utah.

>>> Ada Indonesia, Ini Daftar 3 Pulau Surga Tersembunyi di Asia Tenggara

Media seperti Slate dan Yahoo Sports menyoroti interaksinya yang hangat dengan ikon-ikon Amerika seperti tempat parkir Walmart, Waffle House, Buc-ee's, dan saus ranch.

Kesuksesan viralnya kemudian memicu pengguna internet untuk menelusuri unggahan lamanya, termasuk kunjungan sebelumnya ke AS dan kritik terhadap negara tersebut.

Hal ini memicu reaksi beragam dari para kritikus.

Fox News melaporkan bahwa unggahan lama Freddy dari tahun 2023 merujuk pada perjalanan singkat ke kota-kota besar, kontras dengan tur kota kecilnya yang ekstensif pada 2026.

>>> Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Ajak Umat Muhasabah Memasuki Tahun Baru Hijriah

Seorang analis mencatat bahwa meskipun hubungan diplomatik formal tetap fundamental, keterlibatan digital individu dapat dengan cepat mengubah persepsi publik terhadap citra suatu negara.