PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) memberikan bantuan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada pelaku usaha di Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

>>> Bank Jakarta Fokus pada Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Kenaikan Suku Bunga

Bantuan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Program ini mencakup penyediaan sarana produksi, peralatan pengemasan, fasilitas pemasaran, serta pelatihan dan pendampingan usaha.

Dukungan untuk UMKM Kadupandak

General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, menyatakan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menyerap tenaga kerja.

"PLN percaya bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu langkah strategis untuk menciptakan ekonomi masyarakat yang lebih kuat dan mandiri," ujar Kishartanto pada Selasa (30/6/2026).

Ia berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, dan menghadirkan produk yang lebih kompetitif.

>>> Siap Berlaku Besok, Pajak Dagang Online Mulai 1 Juli 2026

Program ini meliputi pengadaan peralatan produksi dan pengolahan, peralatan pengemasan, fasilitas display dan pemasaran, pelatihan pengembangan usaha, pendampingan sertifikasi halal, hingga promosi digital.

PLN menilai peningkatan kapasitas UMKM penting untuk memperluas akses pasar, terutama bagi usaha di sektor olahan pangan, produk pertanian, dan jasa katering yang berkembang di Kadupandak.

Camat Kadupandak, Irvan Rustiandi, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia berharap bantuan ini menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produk.

>>> Minyak Iran Hanya Laku ke China, Negara Lain Masih Hati-Hati

"Kami berharap kolaborasi antara PLN dan masyarakat dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," kata Irvan.