Penguntit Gila Gunakan AI untuk Edit Foto Bayi Imajiner ke Gambar Korban
Seorang penguntit menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat foto palsu yang menunjukkan dirinya berpacaran dan memiliki anak dengan seorang pria yang tidak dikenalnya.
Aksi ini berlangsung selama bertahun-tahun tanpa sepengetahuan korban.
>>> Remaja Berulah di Waymo: Nongkrong di Jendela Robotaxi
Pria yang disebut dengan nama samaran Luke itu baru mengetahui adanya penguntit tersebut dari saudara perempuannya beberapa bulan lalu.
Saudaranya mendapat laporan dari seorang teman yang melihat foto-foto aneh di media sosial.
Luke mengatakan kepada The Straits Times bahwa mengetahui foto-fotonya digunakan dalam narasi rumit seperti itu sangat traumatis.
Saudaranya juga mengaku khawatir karena penguntit itu memiliki foto anak-anaknya dan membagikannya secara bebas.
Ternyata, Luke dan wanita itu pernah bersekolah bersama 15 tahun lalu. Namun, Luke hanya berbicara tidak lebih dari dua kalimat dengannya saat itu.
Selain membuat foto kencan palsu, penguntit juga menghasilkan gambar AI yang menunjukkan Luke menggendong bayi yang baru lahir.
Teman-teman saudara Luke mengatakan wanita itu menggunakan foto palsu tersebut untuk mencoba menambahkan mereka di berbagai platform media sosial.
>>> RUPST BEI Setujui Seluruh Agenda, Jeffrey Hendrik Pimpin Bursa hingga 2030
Klaim yang dibuat penguntit antara lain: dia bersama Luke sejak 2011, hamil anak Luke, bertunangan, dan berencana menikah Desember ini.
Dia bahkan mengirimkan undangan pernikahan.
Setelah unggahan saudara Luke menjadi viral, sebuah toko roti setempat melaporkan bahwa penguntit memesan kue untuk bayi imajiner tersebut.
Yang lebih mengkhawatirkan, penguntit menggunakan foto anak saudara Luke, keponakan, dan cucu. Saudara Luke mengaku kini paranoid dan takut mengunggah apa pun tentang anak-anak.
Kasus ini menjadi contoh bagaimana AI generatif dapat memperkuat delusi obsesif dan memberdayakan pelaku kejahatan.
Jurnalis Taylor Lorenz juga pernah menjadi target penguntit yang menggunakan aplikasi AI video Sora milik OpenAI.
>>> Toyota Hilux EV Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp1 Miliar
Dalam beberapa gugatan hukum, sejumlah wanita mengklaim bahwa penguntit mereka terdorong oleh percakapan dengan ChatGPT. Saudara Luke menulis bahwa mereka masih terkejut seseorang mampu melakukan semua ini dengan bantuan AI.
Update Terbaru
Motorola Edge 70 Max Raih Sertifikasi WPC, Konfirmasi Dukungan Qi2 dengan Magnet Bawaan
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 1 Juli: Capricorn Makin Romantis, Libra Jaga Perasaannya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
Viral Kabar Piero Hincapie Pacari Sabrina Carpenter, Ini Faktanya
Rabu / 01-07-2026, 13:20 WIB
LG Kenalkan Smart Home AI ala Korea di Indonesia, Gandeng Minho SHINee
Rabu / 01-07-2026, 13:15 WIB
Koleksi Merchandise Disney F1 Ini Bikin Saya yang Bukan Penggemar Balap pun Tertarik
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Rabu / 01-07-2026, 13:14 WIB
RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Niall Horan Hadiri Wimbledon 2026 Bersama Kekasih, Bicara Kesuksesan Album Baru
Rabu / 01-07-2026, 13:10 WIB
Bracket Knockout Piala Dunia 2026 Ditentukan, 32 Tim Bersaing
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
Dodgers Panggil Wyatt Mills, Designate Jonathan Hernandez
Rabu / 01-07-2026, 13:08 WIB
BMW Luncurkan X5 Generasi Kelima dengan Lima Pilihan Drivetrain
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB
PERURI Pamerkan Inovasi Limbah Jadi Paving Block di Sunda Karsa Fest KKJ 2026
Rabu / 01-07-2026, 13:07 WIB






