Twenty Below Coffee Tutup Dua Lokasi di Fargo dan Moorhead
Twenty Below Coffee Co. mengumumkan penutupan permanen dua lokasinya di Fargo, North Dakota, dan Moorhead, Minnesota, pada Minggu, 5 Juli 2026.
Keputusan ini mengakhiri operasi merek kopi tersebut setelah 12 tahun berjalan.
>>> Justin Wrobleski Dominasi Twins, Perkuat Peluang ke All-Star
Kabar ini disampaikan melalui media sosial pada 29 Juni 2026, sebagaimana dilaporkan oleh Valley News Live, InForum, dan WDAY Radio Now.
Perusahaan menyebut tantangan ekonomi sebagai alasan utama penghentian operasi.
Dalam unggahan Facebook resmi, manajemen merefleksikan misi awal pendirian untuk melayani komunitas lokal.
"12 tahun lalu, saat kami memulai usaha ini, harapan kami adalah menciptakan tempat di mana orang bisa menikmati kopi yang enak dan membangun komunitas dengan orang yang mereka cintai," tulis perusahaan.
Pernyataan itu juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelanggan setia selama lebih dari satu dekade.
"Meskipun hati kami berat karena tidak lagi bisa melayani Anda atau mempertahankan tempat berkumpul ini, rasa syukur kami atas kesempatan yang Anda berikan tak terhingga," lanjut pernyataan tersebut.
General Manager Sam Haggen, yang bergabung pada September 2025 saat restrukturisasi manajemen, menjelaskan bahwa kondisi ekonomi makro secara langsung berdampak pada bisnis.
>>> RTX 3060 Kembali Dijual di Jerman, Tapi Harganya Lebih Mahal dari GPU Generasi Baru
"Secara ekonomi, kami berada dalam posisi sulit dan kopi adalah barang mewah. Orang tidak punya uang untuk barang mewah saat ini," ujar Haggen.
Haggen juga menyebut bahwa tarif baru telah mengganggu rantai pasokan dengan menghilangkan mitra utama dari pasar domestik.
"Dengan adanya tarif, pemasok kopi utama kami — Farmers Project — sejauh yang saya tahu tidak lagi menjual di Amerika Serikat."
Manajemen berusaha mencari pemasok alternatif untuk mempertahankan bisnis, namun hambatan ekonomi regional menghentikan upaya tersebut.
"Saya telah bekerja keras mencari sumber baru — saya menemukan beberapa opsi bagus — tetapi semuanya kembali ke (ekonomi). Kami bukan satu-satunya kedai kopi yang tutup sekarang," tambah Haggen.
Penyesuaian operasional dan perubahan strategi yang dilakukan tim manajemen baru selama setahun terakhir terbukti tidak cukup untuk mengatasi defisit keuangan.
>>> Dave Roberts Raih Kemenangan ke-1.000 sebagai Manajer Dodgers
"Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Sayangnya, itu belum cukup," kata Haggen.
Update Terbaru
Gaya Hidup Urban Tingkatkan Risiko Penyakit, Pakar Penang Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos Rp2 Juta di KKS BRI Meski Status SPM Masih Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo Dana 2026 Lewat Aplikasi Nonton Drama Terbaru di Play Store
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Rumus Kecepatan, Jarak, dan Waktu serta Contoh Soal
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Duke Energy Siap Hadapi Lonjakan Pemakaian Listrik saat Gelombang Panas
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Makin Tua IQ Makin Jongkok? Ini Penjelasan Ahli
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB
Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Belum Masuk Kategori Penyiksaan Menurut Konvensi PBB
Rabu / 01-07-2026, 14:08 WIB
Ole Romeny Berpotensi Satu Tim dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Bek Timnas Indonesia Tim Geypens Dikabarkan Gabung Bali United
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Meksiko Belum Kebobolan, Rekor Apik Berlanjut di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Kapolri: 278 Ribu Situs Judi Online Diblokir, 1.164 Tersangka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Penghasilan Pedagang Online Kena Pajak Mulai 1 Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Pemain RD Kongo Kenal Inggris, Bisa Jadi Petaka
Rabu / 01-07-2026, 14:07 WIB
Acara Musik Korea Tak Lagi Hanya Soal K-Pop
Rabu / 01-07-2026, 14:05 WIB






