Komnas Perempuan Minta Maaf soal Pernyataan Kasus YTR Bukan Penyiksaan

Komnas Perempuan akhirnya buka suara terkait pernyataan kontroversial yang menyebut kasus penganiayaan terhadap YTR bukan termasuk penyiksaan.
Lembaga tersebut menyampaikan permohonan maaf secara resmi melalui laman resminya.
>>> X Heboh! 9 Juta Hektare Sawit Mangkir Pajak di Era Jokowi
Pernyataan awal itu disampaikan dalam Konferensi Pers Hari Anti Penyiksaan Internasional pada 26 Juni 2026.
Komnas Perempuan menjelaskan bahwa pernyataan tersebut dibuat dalam kerangka Konvensi Menentang Penyiksaan (CAT) yang telah diratifikasi melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998.
Menurut Pasal 1 konvensi, pelaku penyiksaan didefinisikan sebagai aparat atau pejabat negara, atau aktor nonnegara dengan unsur perintah atau pembiaran negara.
Karena itu, penjelasan sebelumnya bukan untuk mengecilkan tindakan yang dialami YTR, melainkan menjelaskan definisi hukum internasional.
Komnas Perempuan menegaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat wajar menyebut tindakan tersebut sebagai penyiksaan karena tingkat kekejamannya.
>>> Misi Akhir Halo 3 Sempat Direncanakan sebagai Adegan Terbang Banshee ala Star Wars
Lembaga itu menilai kekerasan yang dialami YTR merupakan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang berlapis dan sangat ekstrem.
Tindakan tersebut bersifat sadis, kejam, dan merendahkan martabat manusia, serta memenuhi unsur penganiayaan berat dalam hukum pidana.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami dampak serius, mulai dari penderitaan fisik, tekanan psikologis, kerugian ekonomi, hingga disabilitas permanen.
Komnas Perempuan berkomitmen mengawal perlindungan korban, mendukung pemulihan menyeluruh, dan memastikan keadilan melalui proses hukum.
>>> Jadwal Siaran Langsung Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026
Mereka juga mendukung langkah cepat dan terpadu dari rumah sakit, pendamping, masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.
Update Terbaru
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
North West Pamer Tindikan Bibir di Paris Fashion Week
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X
Rabu / 01-07-2026, 11:08 WIB
Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Badai Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Wartawan Senior Pensiun
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Suami Sarah Gibson Kerja Apa? Diska Resha Putra Ternyata Pengusaha dan Pernah Jadi Manajer Klub Sepak Bola
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Mesin Pinball Lego Fungsional Jadi Set Terbaik Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Yordan Alvarez Pukul Grand Slam, Astros Kalahkan Twins 6-4
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Suporter Meksiko Teriakkan Nyanyian Homofobik ke Kiper Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 11:00 WIB






