PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per Rabu, 1 Juli 2026.

Sejumlah produk mengalami penurunan harga, namun Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95) tidak berubah.

>>> Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari evaluasi berkala.

Mekanismenya mengacu pada dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, serta daya beli masyarakat.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi yang berlaku. Langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangan resmi.

Rincian Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026

Untuk daerah dengan PBBKB 5%, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750/liter menjadi Rp19.300/liter, atau turun Rp1.450/liter (7%).

>>> Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X

Pertamina Dex turun dari Rp24.800/liter menjadi Rp21.150/liter, turun Rp3.650/liter (15%).

Dexlite turun dari Rp23.000/liter menjadi Rp19.700/liter, turun Rp3.300/liter (14%).

Sementara itu, harga Pertamax tetap Rp16.250/liter dan Pertamax Green 95 tetap Rp17.000/liter.

Harga BBM subsidi seperti Pertalite (Rp10.000/liter) dan Biosolar (Rp6.800/liter) juga tidak berubah.

>>> Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal

Kitty menambahkan, "Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi bahan bakar."