Karyawan Ubisoft Barcelona Umumkan Mogok Kerja Usai PHK 51 Orang
Aksi mogok ini juga menyusul gelombang aksi buruh sebelumnya pada awal tahun ini.
>>> Helikopter Aramco Jatuh di Arab Saudi, 14 Orang Tewas
Pada Februari 2026, lima serikat pekerja Prancis mengoordinasikan mogok kerja tiga hari yang melibatkan karyawan Ubisoft untuk memprotes kebijakan tempat kerja dan perubahan organisasi.
Kerja Jarak Jauh Masih Jadi Titik Konflik
Meskipun PHK memicu mogok kerja, masalah kerja jarak jauh telah menjadi isu yang berkepanjangan antara Ubisoft dan tenaga kerja Barcelona.
Serikat pekerja yang mewakili karyawan Barcelona sebelumnya menantang kebijakan kembali ke kantor Ubisoft di pengadilan pada tahun 2024.
Hingga Juni 2026, belum ada resolusi publik atas sengketa hukum tersebut.
Mogok kerja saat ini menggabungkan kekhawatiran baru tentang PHK dengan ketidaksepakatan lama mengenai fleksibilitas tempat kerja, menunjukkan bahwa ketegangan antara manajemen dan karyawan telah berlangsung selama beberapa tahun.
Dengan memasukkan kebijakan kerja jarak jauh ke dalam tuntutan perlindungan PHK, karyawan menandakan bahwa perselisihan ini melampaui pengurangan staf dan mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang strategi tempat kerja Ubisoft.
Akankah Mogok Kerja Meluas?
Untuk saat ini, aksi mogok yang direncanakan terdiri dari enam kali penghentian kerja sore hari yang tersebar selama tiga minggu, sehingga sebagian studio tetap dapat beroperasi.
Pengamat industri mencatat bahwa pendekatan ini memberi ruang untuk eskalasi lebih lanjut jika negosiasi tidak menghasilkan kemajuan yang berarti.
Apakah Ubisoft memilih untuk bernegosiasi mengenai isu-isu seperti perlindungan pekerjaan, promosi, dan kebijakan kerja hibrida dapat menentukan apakah perselisihan ini meluas melampaui hari mogok yang telah dijadwalkan.
Hingga berita ini ditulis, Ubisoft belum memberikan tanggapan publik terhadap tuntutan terbaru serikat pekerja.
>>> Prediksi 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada
Perusahaan terus menjalankan strategi restrukturisasi sementara karyawan bersiap memulai mogok kerja pertama pada 30 Juni.
Update Terbaru
KAI Gandeng Jaring Esports, Ubah Stasiun Jadi Hub Digital
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pesan Prabowo di HUT Bhayangkara: Layani Rakyat hingga Kuasai AI
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Perkuat Layanan, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
TOP 50 Program Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Masuk 5 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:45 WIB
Pasokan Melimpah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis di Singapura
Rabu / 01-07-2026, 11:44 WIB
Visa Jepang Naik 5x Lipat Mulai 1 Juli 2026, Cek Harga Terbaru!
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Daftar Lengkap Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Apple Perbarui Creator Studio dengan Fitur AI dan Integrasi Ekosistem
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Tren Modifikasi Yamaha Grand Filano Racing Look Makin Digandrungi Gen Z
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Kumpulan Nama Bayi Perempuan Islami 2 Kata untuk Lahir Juli
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Jadwal Pencairan PIP Juli 2026: Apakah Dana Bantuan Masuk Bulan Ini?
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB






