Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
Kemudahan akses layanan keuangan digital menuntut masyarakat memiliki literasi keuangan agar terhindar dari risiko aktivitas finansial yang merugikan.
Mengajukan pinjaman, membuka rekening, membeli asuransi, hingga berinvestasi kini bisa dilakukan hanya lewat ponsel. Namun, di balik kepraktisan tersebut, literasi keuangan menjadi kunci agar tidak terjebak keputusan berisiko.
>>> Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli
Tanpa pemahaman yang memadai, kemudahan mengakses produk keuangan justru bisa membuat seseorang tergiur pinjaman tanpa kemampuan membayar, salah memilih investasi, atau menjadi korban aktivitas keuangan ilegal.
Komitmen Malahayati Consultant dalam Edukasi Keuangan
PT Malahayati Nusantara Raya melalui unit usahanya, Malahayati Consultant, berkomitmen mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Perusahaan menyediakan program edukasi dan pendampingan untuk membantu masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui koordinasi dengan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur PT Malahayati Nusantara Raya Ahmad Maulana mengatakan, melalui koordinasi konstruktif dengan Satgas PASTI OJK, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat perlindungan masyarakat lewat edukasi dan pendampingan keuangan yang bertanggung jawab.
>>> Tren Modifikasi Yamaha Grand Filano Racing Look Makin Digandrungi Gen Z
Pendampingan tidak hanya membantu masyarakat memahami produk keuangan, tetapi juga memberikan bekal dalam mengelola utang, menyelesaikan kewajiban finansial, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Malahayati Consultant rutin menggelar seminar dan diskusi publik tentang literasi keuangan digital, pelatihan pengelolaan keuangan, layanan konsultasi, hingga kolaborasi dengan berbagai lembaga untuk memperluas jangkauan edukasi.
Saat ini perusahaan telah memiliki 11 kantor layanan di berbagai wilayah Indonesia.
Kantor-kantor tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat konsultasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial, literasi keuangan bukan lagi sekadar kemampuan menghitung pemasukan dan pengeluaran.
>>> Kumpulan Nama Bayi Perempuan Islami 2 Kata untuk Lahir Juli
Literasi menjadi bekal penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan tepat, memanfaatkan layanan keuangan secara bertanggung jawab, dan menjaga kesehatan finansial dalam jangka panjang.
Update Terbaru
IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
ASN Malaysia Bisa WFH 2 Hari Mulai 1 Agustus
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026, Mulai Rp1 Jutaan
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Sering Sakit Kepala Sebelah? Ini 4 Tips Agar Migrain Tak Kambuh
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda Kuasai Literasi Keuangan dan Investasi
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Minta Tamu Tandatangani NDA
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Tiket Konser ENHYPEN di JIS Dijual Mulai 7 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:49 WIB
Google Luncurkan Nano Banana 2 Lite dan Perluas Akses Gemini Omni Flash untuk Developer
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
8 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded, Awet dan Ergonomis
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Happy Salma Menangis Dengar Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Sepeda Hybrid vs Gravel yang Perlu Diketahui Sebelum Beli
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Changan Akui Belum Pikirkan Perakitan Lokal di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Cara Cek Hasil Kelulusan UM-PTKIN 2026, Pengumuman Resmi Dirilis
Rabu / 01-07-2026, 12:46 WIB
Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan 2026: Simulasi Potongan PPh dan Cara Menghitungnya
Rabu / 01-07-2026, 12:45 WIB






