Siswi SD Sukabumi Diperkosa Teman Sebaya, Disdik-Polisi Turun Tangan
Kasus kekerasan seksual mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Seorang siswi kelas 3 SD berusia 10 tahun di Kecamatan Warungkiara diduga diperkosa oleh teman dan kakak kelasnya.
>>> Keluarga Terdampak Tumpahan Bahan Bakar Red Hill Dapat Kompensasi Rp 270 Miliar
Tiga orang di bawah umur diduga menjadi pelaku. Satu di antaranya berstatus siswa SMP yang diduga menjadi otak intelektual dan merekam aksi tersebut.
Dua pelaku lainnya masih duduk di bangku SD.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6).
Korban tengah menonton acara samenan di sekitar sekolah, lalu diajak oleh terduga pelaku ke area perkebunan yang sepi.
Setelah kejadian, korban mengadu ke ibunya sambil menangis. Kondisi fisiknya lemah sehingga sempat dibawa ke bidan desa dan puskesmas.
Kasus ini dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi pada Senin (22/6).
Trauma Korban dan Rekaman Pelaku
Kuasa hukum keluarga korban, Evelin Aprilianti, mengatakan siswi SD tersebut mengalami trauma berat hingga menunjukkan gejala halusinasi.
Evelin menyebut memori kelam atas insiden tersebut terus membayangi keseharian korban. Gangguan kesehatan mental mulai bermanifestasi dalam bentuk gangguan tidur, mengigau, dan halusinasi melihat sosok menakutkan.
Meski secara umum korban masih responsif saat diajak berkomunikasi, Evelin mencatat adanya ingatan yang terkunci pada momen traumatis di kebun.
>>> Swatch Tuntut Samsung Bayar Rp2,7 Triliun atas Pelanggaran Merek
Halusinasi diduga diperparah oleh dugaan pelaku merekam aksi tersebut.
Tim kuasa hukum mendesak adanya intervensi medis lebih mendalam, tidak hanya psikolog tetapi juga psikiater untuk menangani trauma jangka panjang.
Gerak Kepolisian
Kepolisian bergerak mengusut kasus ini.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi mengatakan pihaknya telah menerima laporan, melakukan pemeriksaan terhadap korban dan pelapor, serta memfasilitasi visum di RSUD Palabuhanratu.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






