Mengapa Mimpi Malam Terasa Aneh? Ilmu Pengetahuan Akhirnya Menjawab
Pernahkah Anda terbangun dengan perasaan aneh setelah bermimpi, namun sulit menceritakan kembali alurnya? Para ilmuwan kini memiliki penjelasan mengapa mimpi terasa begitu ganjil.
Menurut peneliti dari IMT School for Advanced Studies Lucca di Italia, mimpi bukanlah sekadar kumpulan pikiran acak.
>>> Hadapi Disrupsi Global, Kolaborasi Kampus dan Industri Perkuat Daya Saing Bisnis
Mereka adalah hasil dari interaksi rumit antara sifat kepribadian, pengalaman hidup, dan peristiwa eksternal.
Mimpi Bukan Sekadar Kekacauan
Dalam jurnal Communications Psychology, tim peneliti menjelaskan bahwa mimpi muncul saat otak secara bertahap beralih ke mode tidur, satu wilayah demi satu wilayah.
Proses ini memicu semacam desinkronisasi yang menghasilkan berbagai pengalaman subjektif yang kita sebut mimpi.
Seiring malam berlalu, mimpi menjadi semakin kompleks.
Mereka berevolusi dari pikiran sederhana menjadi adegan yang penuh karakter, aksi, atau emosi yang terkait dengan ingatan kita.
Para peneliti menganalisis lebih dari 3.700 laporan mimpi dari hampir 300 sukarelawan. Mereka mengumpulkan informasi rinci tentang kebiasaan tidur, kemampuan kognitif, sifat kepribadian, dan profil psikologis partisipan.
Data tersebut kemudian diolah menggunakan pemrosesan bahasa alami, teknologi pembelajaran mesin yang memungkinkan komputer memahami dan berkomunikasi dalam bahasa manusia.
Apa yang terungkap? Di malam hari, kita tidak sekadar mengulang pengalaman lama, melainkan menafsirkannya kembali.
Elemen dari kehidupan sehari-hari—kantor, sekolah, hewan peliharaan, atau anak—diacak dan menjadi latar serta karakter dalam skenario imersif yang sering kali surreal.
>>> Pendapatan Melonjak 317%, KOTA Gaspol Garap Proyek Baru pada 2026
Seorang rekan kerja bisa berubah menjadi orang asing, ruang tamu bisa berubah menjadi jalanan ramai, dan ketakutan nyata bisa bercampur dengan situasi imajiner.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






