Aksi Masyarakat Sipil di Surabaya Berlangsung hingga Malam, Polisi Bubarkan Massa
Aksi kelompok masyarakat sipil kembali terjadi di Surabaya, Jumat (26/6) malam. Mereka berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi, kantor Gubernur Jawa Timur.
Aksi berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 19.50 WIB, massa masih bertahan di lokasi dan aparat kepolisian berupaya membubarkan mereka.
>>> Rano Karno: Kolaborasi Kunci Pembangunan Jakarta Berkelanjutan
Massa mengaku kecewa karena tidak ada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menemui mereka. Juru bicara aksi #IndonesiaSekarat, Septia, menyampaikan hal itu saat berorasi.
Polisi memberikan peringatan melalui pengeras suara saat hari mulai gelap. Mereka meminta massa untuk tertib dan membubarkan diri.
Namun, sebagian massa yang mengenakan busana serba hitam melemparkan benda ke arah halaman Grahadi. Hingga pukul 19.00 WIB, sekitar seratus orang masih bertahan.
>>> Nick Cannon Peringati Ulang Tahun Mendiang Putranya, Zen
Polisi akhirnya mengerahkan pasukan untuk membubarkan massa. Water cannon digunakan untuk menyemprot massa, dan sejumlah orang diamankan.
Setelah massa berhasil dipukul mundur, polisi memblokade akses jalan menuju Grahadi. Barikade polisi terdiri dari mobil water cannon dan pasukan Dalmas bersenjata tameng.
>>> Satpam Tembak Taser ke Wajah Pengunjung Bar di California, Viral
Massa yang masih bertahan di depan Alun-alun Surabaya berhamburan saat polisi mulai mengejar. Aksi ini mengusung 11 tuntutan, termasuk penurunan harga kebutuhan pokok dan penghentian program MBG.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






