Pertolongan Pertama saat Anak Diduga Alergi Susu Sapi, Jangan Panik
Melihat anak tiba-tiba ruam, muntah, diare, atau batuk setelah minum susu sapi bisa membuat orang tua panik. Apalagi jika keluhan itu muncul berulang.
Dalam situasi seperti ini, banyak orang tua buru-buru mencari jawaban sendiri, mulai dari menghentikan susu hingga mencari informasi di internet.
>>> Taruna Ikrar Siapkan Jamu dan Wisata Medis Mesin Baru Pariwisata RI
Padahal, langkah keliru bisa membuat anak terlambat mendapat penanganan tepat.
Medical and Scientific Affairs Director Sarihusada, Ray Wagiu Basrowi, mengatakan ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan orang tua saat mencurigai anak alergi susu sapi.
"Yang pertama tentu saja jangan panik, jangan stres, jangan marah-marah, jangan kaget-kaget," kata Ray dalam acara jelang World Allergy Week 2026 bersama Sarihusada, Jakarta, Kamis (11/6).
Menurut Ray, orang tua perlu tenang agar bisa mengamati gejala anak dengan lebih jelas.
Panik justru bisa membuat orang tua terburu-buru mengambil keputusan, termasuk mencoba berbagai makanan tanpa arahan dokter.
Lima Pertolongan Pertama
Pertama, jangan panik. Langkah awal adalah menenangkan diri agar bisa melihat kondisi anak dengan jernih.
Kedua, kenali dan catat gejala awal.
Gejala alergi susu sapi bisa muncul di kulit, saluran cerna, atau saluran napas, seperti ruam, gatal, muntah, diare, kolik, konstipasi, batuk, pilek alergi, atau napas berbunyi.
Ray mengatakan orang tua dapat melakukan penyaringan awal terhadap gejala anak, lalu membawa catatan itu saat berkonsultasi. "Kita hanya men-screening gejala awal, mencoba menilai gejala awalnya.
Setelah gejalanya mulai muncul, itu untuk laporan ke dokter," kata Ray.
Ketiga, jangan jadi 'dokter internet'.
>>> Daftar Pemegang Saham RANS: Raffi Ahmad, Kaesang hingga Bos Danantara
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






